JOGJA HIP HOP FOUNDATION Studi Negosiasi Kultural lewat Musik

AMI SAPTIYONO, AMI (2017) JOGJA HIP HOP FOUNDATION Studi Negosiasi Kultural lewat Musik. Masters thesis, Master Program in Communication Science.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3629Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
307Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
96Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
2912Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
118Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
42Kb
[img]
Preview
PDF
1293Kb

Abstract

Munculnya hip hop Jawa hasil cultural hybrid yang diusung Jogja Hip Hop Foundation sebagai identitas budaya, menimbulkan fenomena negosiasi identitas budaya dari kelompok ini dengan tujuan mendapatkan penerimaan dari publik. Munculnya identitas baru ditengah masyarakat budaya, menimbulkan banyak penolakan dari kelompok dominan. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktif, dengan pendekatan interpretatif melalui metode etnografi komunikasi Dell Hymes untuk mengulas proses pembentukan dan penyampaian informasi kelompok ini dalam menegosiasikan hip hop Jawa. Perspektif cultural hybrid digunakan untuk mengulas proses pembentukan identitas. Penelitian ini juga mengulas mengenai hasil negosiasi idetitas budaya Hip hop Jawa sebagai identitas budaya, dinegosiasikan kepada audiens agar dapat diterima, melalui komunikasi verbal dan nonverbal dengan menjadikan musik sebagai pesan dan media yang dingosiasikan. Dalam proses negosiasi, muncul konflik, internal dan eksternal yang mereka hadapi. Konflik eksternal terjadi ketika sebagian atau seluruh audiens menolak akan identitas budaya baru tersebut, untuk mengatasinya, kelompok ini melakukan penyesuaian penyesuaian tertentu agar dapat terjadi satu kesepakatan dengan audiens. Konflik internal, terjadi di dalam kelompok ini yang muncul karena idealisme masing masing individu di dalamnya. Mengatasi konflik ini dilakukan dengan berdialog untuk mencapai kesepahaman antar anggota. Hasil pengelolaan konflik yang dilakukan kelompok ini, diintegrasikan yang kemudian menjadi modal dalam memanfaatkan identitas budaya ini. . Dalam penelitian ini bahwa negosiasi identitas budaya dapat membuat kelompok dominan mau menerima suatu identitas budaya baru dan membuat perubahan sikap, perilaku, budaya dan pemahaman dari kelompok dominan. Perubahan tersebut ditunjukan dengan munculnya trend baru dalam kelompok dominan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Communication Science
ID Code:61361
Deposited By:Magister Ilmu Komunikasi
Deposited On:16 Mar 2018 10:28
Last Modified:16 Mar 2018 10:28

Repository Staff Only: item control page