KARAKTER FISIOLOGI DAN MORFOLOGI M1 BAWANG MERAH Allium ascalonicum L.) HASIL INDUKSI MUTASI FISIK BEBERAPA DOSIS IRADIASI SINAR GAMMA

ALFARIATNA, Lika and KUSMIYATI, KUSMIYATI and Anwar, Syaiful (2017) KARAKTER FISIOLOGI DAN MORFOLOGI M1 BAWANG MERAH Allium ascalonicum L.) HASIL INDUKSI MUTASI FISIK BEBERAPA DOSIS IRADIASI SINAR GAMMA. Undergraduate thesis, FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF
616Kb
[img]
Preview
PDF
87Kb
[img]
Preview
PDF
225Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

216Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

827Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1194Kb
[img]
Preview
PDF
2525Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dosis irradiasi sinar gamma yang dapat menghasilkan keanekaragaman genetik M1 pada tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) berdasarkan karakter fisiologi dan morfologi. Percobaan dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Penyinaran sinar gamma dilaksanakan di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi Badan Tenaga Nukilr Nasional (PAIR BATAN), Pasar Jumat, Jakarta. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini percobaan monofaktor Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 6 perlakuan (L0 = 0 Gy, L1 = 3 Gy, L2 = 6 Gy, L3 = 9 Gy, L4 = 12 Gy, L5 = 15 Gy) dan 5 ulangan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 5 tanaman. Parameter yang diamati meliputi nilai LD , heritabilitas, karakter morfologi dan fisiologi. Karakter morfologi yang diamati yaitu: (1) tinggi tanaman, (2) jumlah daun tanaman, (3) jumlah anakan per rumpun, (4) jumlah umbi, (5) bobot basah umbi /pot. Karakter fisiologi yang diamati yaitu: (1) kandungan klorofil, dan (2) nilai aktivitas nitrat reduktase (ANR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa iradiasi sinar gamma dapat menurunkan karakter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan per rumpun dan berat basah umbi. Nilai LD bawang merah yaitu, 7,64 Gy. Dosis 3 Gy dan 6 Gy secara nyata menurunkan tinggi tanaman pada 1 – 5 MST namun tidak berpengaruh nyata pada 6 MST. Dosis 3 GY dan 6 Gy secara nyata menurunkan jumlah daun pada umur 1 dan 2 MST namun tidak berpengaruh nyata pada umur 3, 4, 5, 6 MST. Dosis iradiasi sinar gamma tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anaka bawang merah. Dosis 3 Gy dan 6 Gy secara nyata meningkatkan kandungan klorofil a, klorofil b, klorofil total (a+b) dan ANR. Iradiasi sinar gamma tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi. Dosis 6 Gy secara nyata menurunkan berat basah umbi. Karakter yang memiliki nilai heritabilitas tinggi > 50% meliputi karakter berat basah umbi, kandungan klorofil a, klorofil b, klorofil total (a+b) dan aktivitas nitrat reduktase (ANR). Penyinaran dosis 6 Gy pada nomor tanaman 52 dan 59 merupakan mutan bawang merah yang berpotensi untuk tahap seleksi lanjutan. Simpulan dari hasil penelitian adalah nilai LD 50 bawang merah yaitu, 7,64 Gy. Keragaman yang terbentuk pada dosis 6 Gy yaitu tanaman nomor 52 dan 59 berdasarkan penciri karakter ANR Bawang Merah.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology
ID Code:60100
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:06 Jun 2018 12:09
Last Modified:06 Jun 2018 12:09

Repository Staff Only: item control page