PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG DAUN BAWANG MERAH DALAM RANSUM TERHADAP ASUPAN PROTEIN, RETENSI NITROGEN DAN RASIO HETEROFIL LIMFOSIT PADA ITIK TEGAL

WARDI, AHMAD SAHRO and Suthama, Nyoman and Mangisah, Istna (2017) PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG DAUN BAWANG MERAH DALAM RANSUM TERHADAP ASUPAN PROTEIN, RETENSI NITROGEN DAN RASIO HETEROFIL LIMFOSIT PADA ITIK TEGAL. Undergraduate thesis, FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF
693Kb
[img]
Preview
PDF
117Kb
[img]
Preview
PDF
136Kb
[img]
Preview
PDF
237Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

137Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

345Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1063Kb

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan daun bawang merah (Allium ascalonicum L.) dalam ransum terhadap asupan protein, retensi nitrogen dan rasio heterofil limfosit pada itik Tegal. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2016 di Balai Pembibitan dan Budidaya Ternak Non Ruminansia Satuan Kerja Itik Banyubiru, Semarang. Penelitian menggunakan 105 ekor itik Tegal fase layer berumur 72 minggu, bobot badan rata – rata 1.462,92 ± 0,02 g (cv = 6,98%). Bahan pakan yang digunakan antara lain jagung giling, bekatul, konsentrat itik dengan merk dagang KIP 333, tepung daun bawang merah, premix, tepung ikan dan minyak sawit. Perlakuan yang diberikan adalah penggunaan tepung daun bawang merah (Allium ascalonicum L.) (TDBM) dalam ransum dengan persentase berturut-turut T0 tanpa menggunakan TDBM, T1 = 3% dan T2 = 6%. Setiap perlakuan diulang 5 kali. Parameter yang diamati adalah asupan protein, retensi nitrogen dan rasio heterofil limfosit (H/L). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dan dilanjutkan dengan uji duncan bila pelakuan berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TDBM dalam ransum berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap asupan protein dan rasio heterofiil limfosit pada taraf 3%, tetapi tidak berpengaruh terhadap retensi nitrogen. Asupan protein pada perlakuan T1 (14,89 g) dan T2 (14,16 g) nyata lebih tinggi dari T0 (12,28 g) tetapi tidak berbeda nyata dengan T1, demikian pula pada rasio heterofil limfosit dengan perlakuan yang sama berpengaruh nyata pada T0 (0,84) dan T2 (0,86) terhadap T1 (0,63). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun bawang merah dalam ransum sebanyak 3% dapat meningkatkan asupan protein dan menurunkan rasio heterfoil limfosit pada itik tegal.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:59922
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:25 Jan 2018 09:53
Last Modified:21 Aug 2018 10:45

Repository Staff Only: item control page