Petrogenesis Batuan Granitoid di Desa Ketro, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur Berdasarkan Petrografi dan Geokimia

Sidiq, Mohammad Arifin and Aribowo, Yoga and Kurniasih, Anis (2017) Petrogenesis Batuan Granitoid di Desa Ketro, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur Berdasarkan Petrografi dan Geokimia. Undergraduate thesis, Faculty of Engineering.

[img]
Preview
PDF (Mohammad Arifin Sidiq_21100113130078_2017_JUDUL)
1041Kb
[img]
Preview
PDF (Mohammad Arifin Sidiq_21100113130078_2017_BAB I)
471Kb
[img]PDF (Mohammad Arifin Sidiq_21100113130078_2017_BAB II)
Restricted to Repository staff only

1708Kb
[img]PDF (Mohammad Arifin Sidiq_21100113130078_2017_BAB III)
Restricted to Repository staff only

559Kb
[img]PDF (Mohammad Arifin Sidiq_21100113130078_2017_BAB IV)
Restricted to Repository staff only

3375Kb
[img]PDF (Mohammad Arifin Sidiq_21100113130078_2017_BAB V)
Restricted to Repository staff only

73Kb
[img]
Preview
PDF (Mohammad Arifin Sidiq_21100113130078_2017_DAFTARPUSTAKA)
220Kb
[img]PDF (Mohammad Arifin Sidiq_21100113130078_2017_LAMPIRAN)
Restricted to Repository staff only

2411Kb

Abstract

Singkapan granitoid di Desa Ketro, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur merupakan salah satu bukti keberadaan batuan plutonik asam di Pulau Jawa. Sejauh ini, keberadaan batuan asam di Pulau Jawa sangat terbatas. Singkapan lainnya dilaporkan terdapat di Meru Betiri, Banyuwangi. Keberadaan granitoid Tulakan ditandai dengan adanya lepasan material kuarsa berukuran kerikil. Secara umum kondisi singkapan granitoid Tulakan sudah dalam kondisi lapuk karena banyaknya vegetasi. Batuan granitoid segar dapat dijumpai pada tebing dan sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi litologi, proses diferensiasi, afinitas magma, tipe granitoid, dan lingkungan tektonik granitoid Tulakan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan berupa pendeskripsian kondisi singkapan dan pengambilan sampel batuan granitoid. Metode kualitatif meliputi pendeskripsian sayatan tipis batuan granitoid. Metode kuantitatif meliputi analisis geokimia menggunakan X-ray Fluoresence (XRF) dengan hasil berupa konsentrasi oksida utama. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis litologi di lokasi penelitian, yakni granit, granodiorit, dan andesit. Litologi tersebut didominasi oleh mineral kuarsa, K-feldspar, dan plagioklas. Mineral biotit, piroksen, dan zirkon hadir dalam jumlah yg kecil. Mineral sekunder berupa klorit dan serisit hadir menggantikan mineral mafik dan feldspar. Hasil geokimia menunjukkan proses diferensiasi berjalan normal berupa fraksinasi kristal. Terdapat satu sampel yang terjadi anomali pada K2O. Tingkat afinitas magma berada pada Tholeiitic series hingga Calc-Alkaline series. Nilai A/CNK yang lebih besar dari 1,1 menunjukkan batuan granitoid Tulakan termasuk peraluminous dan tergolong granitoid tipe S yang terbentuk pada daerah Continental Colission Granited melalui proses anateksis yang dibuktikan dengan ketidakhadiran mineral hornblende. Kata kunci: Pacitan, Batuan Asam, Granitoid, Petrogenesis

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > QE Geology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
ID Code:59911
Deposited By:Ms Jenian Marin Geologi
Deposited On:25 Jan 2018 09:29
Last Modified:25 Jan 2018 09:29

Repository Staff Only: item control page