KONSEP WATERFRONT PADA PERMUKIMAN ETNIS KALI SEMARANG

Sarinastiti, Ajeng (2014) KONSEP WATERFRONT PADA PERMUKIMAN ETNIS KALI SEMARANG. Masters thesis, Undip.

[img]
Preview
PDF - Submitted Version
31Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
359Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
73Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
447Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
130Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
1124Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
5Mb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
214Kb
[img]
Preview
PDF
199Kb

Abstract

Kali Semarang merupakan salah satu sungai bersejarah di Semarang. Sungai ini memiliki panjang 8,25 km dan terletak pada kawasan Kecamatan Semarang Utara dan Kecamatan Semarang Tengah. Dikenal dengan nama Sungai Mberok, dahulu sungai ini memiliki fungsi transportasi yang membelah perekonomian dan pertahanan kota. Pedagang yang terdiri dari bermacam etnis datang dari berbagai daerah dan tinggal disekitarnya. Hal tersebutlah yang membuat kawasan di sekitarnya menjadi permukiman etnis. Sebagai contohnya kampung multietnis pada Kampung Melayu, kampung etnis Tionghoa pada Kampung Pecinan, kampung etnis Arab pada Kampung Kauman, serta Kampung Sekayu. Dan juga Kawasan Kota Lama sebagai daerah bersejarah dalam masa pemerintahan Kota Semarang. Dalam posisinya Kali Semarang juga memberi pengaruh fungsi waterfront pada permukiman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konsep waterfront pada permukiman etnis Kali Semarang. Diperlukan eksplorasi dan deskripsi keadaan yang mendalam untuk mengidentifikasikan informasi baru pada lokasi penelitian dengan konsep atau teori yang menjelaskan fenomena yang akan terjadi. Maka digunakanlah metode kualitatif rasionalistik dengan landasan teori mengenai waterfront dan permukiman etnis disertai dengan pengumpulan data melalui studi literatur dari berbagai sumber, observasi lapangan langsung, dan wawancara kepada key person. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya Kampung Melayu dan Kawasan Kota Lama yang pada awal mulanya menerapkan konsep waterfront karena berorientasi ke sungai dan lokasinya merupakan kawasan pelabuhan, pergudangan, dan perdagangan. Kampung Pecinan yang juga merupakan kawasan perdagangan, serta Kampung Kauman dan Kampung Sekayu yang lebih berfungsi sebagai permukiman tidak menerapkan konsep waterfront.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
ID Code:59894
Deposited By:Mr/mrs Perpustakaan Magister Teknik Arsitektur
Deposited On:25 Jan 2018 08:25
Last Modified:25 Jan 2018 08:25

Repository Staff Only: item control page