KONSEP EKOWISATA DESA WISATA CANDIREJO MAGELANG DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERMUKIMAN

Septi Hendriani, Adinda (2014) KONSEP EKOWISATA DESA WISATA CANDIREJO MAGELANG DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERMUKIMAN. Masters thesis, Undip.

[img]
Preview
PDF - Submitted Version
19Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
25Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
45Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
557Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
118Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
3174Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
2320Kb
[img]
Preview
PDF - Submitted Version
27Kb
[img]
Preview
PDF
24Kb

Abstract

Pembangunan pariwisata mendorong timbulnya kesadaran untuk mengembangkan pariwisata yang ramah terhadap lingkungan. Konsep baru inilah yang populer dengan sebutan ekowisata. Desa Candirejo adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang yang memiliki potensi alam, potensi budaya dan potensi sumber daya manusia menerapkan konsep ekowisata yaitu wisata yang berbasis alam dan masyarakat. Wisatawan dapat menikmati daya tarik wisata alam dan budaya serta dapat memanfaatkan fasilitas penginapan yang disediakan masyarakat lokal yaitu homestay. Bertambahnya homestay dan fasilitas wisata lainnya memberikan pengaruh terhadap tata ruang permukiman yang telah terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep ekowisata dan pengaruhnya terhadap ruang permukiman Desa Wisata Candirejo. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan landasan teori mengenai ekowisata dan ruang permukiman dengan pendekatan arsitektur lansekap. Selanjutnya analisa yang digunakan antara lain analisa deskripsi prosentase untuk menguji konsep ekowisata, analisa regresi linear sederhana untuk membuktikan hipotesa adanya pengaruh atau tidak serta analisa secara deskripsi kualitatif untuk menemukan pengaruh ekowisata terhadap ruang permukiman. Temuan studi dari penelitian ini adalah penilaian masyarakat tinggi dalam menyetujui konsep ekowisata di Desa Wisata Candirejo. Adanya kegiatan ekowisata memberikan pengaruh terhadap ruang permukiman dari aspek fisik permukiman dan aspek sosial-budaya masyarakat. Pengaruh dari aspek fisik yaitu terjadi perubahan pola Figure Ground (solid-void) tetapi tetap mempertahankan Linkage (visual dan struktural) yang terbentuk secara alami sedangkan pengaruh dari aspek sosialbudaya membuat masyarakat lebih mempertahankan tradisi sosial dan budaya dengan tujuan menjadi daya tarik wisata.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
ID Code:59859
Deposited By:Mr/mrs Perpustakaan Magister Teknik Arsitektur
Deposited On:24 Jan 2018 10:53
Last Modified:24 Jan 2018 10:53

Repository Staff Only: item control page