PENGARUH PERBEDAAN LAMA WAKTU PEMBERIAN Spirulina platensis DALAM RANSUM TERHADAP PROFIL DARAH MERAH AYAM BROILER

FAHMI, Fuadhy Wahyu and Widiastuti, Endang and SUGIARTO, SUGIARTO (2018) PENGARUH PERBEDAAN LAMA WAKTU PEMBERIAN Spirulina platensis DALAM RANSUM TERHADAP PROFIL DARAH MERAH AYAM BROILER. Undergraduate thesis, FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF
746Kb
[img]
Preview
PDF
154Kb
[img]
Preview
PDF
199Kb
[img]
Preview
PDF
273Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

256Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

665Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

2293Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lama waktu pemberian Spirulina platensis sebagai prebiotik terhadap profil darah merah ayam broiler. Penelitian dilaksanakan di Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro dari bulan Juli – Agustus 2017. Penelitian menggunakan 240 ekor day old chick (DOC) ayam broiler dengan bobot awal rata-rata 42,015 ± 0,219 g. Bahan yang digunakan pada penelitian ini yaitu Crude Palm Oil (CPO), dedak, jagung, tepung gandum, tepung roti, Meat Bone Meal (MBM), Chicken Feather Meal (CFM), Corn Gluten Meal (CGM), Distiller’s Dried Grain with Solubles (DDGS), Soybean Meal (SBM), L-threonin, Lisin, Metionin tepung tulang, garam, premix, desinfektan, formalin, KMnO , S. platensis dan antibiotik (Zinc Bacitracin). Percobaan dirancang berdasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diterapkan yaitu T1 (Pakan Basal + 0,04% Zinc Bacitracin), T2 (Pakan Basal + 1% Spirulina platensis selama 7 hari pemberian), T3 (Pakan Basal + 1% Spirulina platensis selama 21 hari pemberian) dan T4 (Pakan Basal + 1% Spirulina platensis selama 35 hari pemberian). Parameter yang diukur meliputi total eritrosit, kadar hemoglobin, persentase hematokrit, serta nilai indeks eritrosit yang meliputi mean corpuscular volume (MCV), mean corpuscular haemoglobin (MCH) dan mean corpuscular haemoglobin concentration (MCHC). Data dianalisis dengan uji ragam (uji F) dan apabila terdapat perbedaan nyata maka dilanjutkan dengan uji wilayah ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian S. platensis selama 35 hari menurunkan total eritrosit secara signifikan (P≤0,05). Kisaran jumlah total eritrosit yang dihasilkan pada penelitian ini berkisar antara 1,98 – 2,36 juta/mm . Pemberian S. platensis pada waktu berbeda tidak memberikan pengaruh (P>0,05) antar perlakuan terhadap kadar hemoglobin, persentase hematokrit, serta nilai indeks eritrosit (MCV, MCH, MCHC). Kisaran kadar hemoglobin yang dihasilkan pada penelitian ini yaitu bersikar antara 8,70 – 10,18 g/dL. Kisaran persentase hematokrit yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu berkisar antara 26,98 – 31,64%. Kisaran nilai indeks eritrosit yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu MCV berkisar antara 130,94 – 136,90 fl, MCH 42,62 – 44,02 pg, serta MCHC yaitu 32,10 – 32,66 g/dL. Simpulan dari penelitian ini adalah pemberian S. platensis sebagai prebiotik dengan konsentrasi 1% yang diberikan selama 7 hari pemeliharaan mampu meggantikan peran antibiotik Zinc Bacitracin yang diberikan dengan konsentrasi pemberian sebesar 0,04%.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:59854
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:21 Aug 2018 11:01
Last Modified:21 Aug 2018 11:01

Repository Staff Only: item control page