RESPON FISIOLOGIS DOMBA LOKAL JANTAN MUDA YANG DIBERI PAKAN DENGAN KANDUNGAN PROTEIN DAN ENERGI YANG BERBEDA

MEFRIYANTO, Yedi Alfian and PURNOMOADI, Agung and LESTARI, ENDANG SRI (2018) RESPON FISIOLOGIS DOMBA LOKAL JANTAN MUDA YANG DIBERI PAKAN DENGAN KANDUNGAN PROTEIN DAN ENERGI YANG BERBEDA. Undergraduate thesis, FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF
358Kb
[img]
Preview
PDF
142Kb
[img]
Preview
PDF
253Kb
[img]
Preview
PDF
165Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

301Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

630Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1480Kb

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian pakan dengan kandungan TDN dan PK yang berbeda terhadap respon fisiologis domba Lokal jantan muda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret - Juli 2016 di kandang domba, Laboratorium Produksi Ternak Potong dan Perah, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Materi yang digunakan adalah Domba Ekor Tipis jantan berjumlah 24 ekor dengan umur 2-3 bulan dan rata-rata bobot badan awal yaitu 14,19 ± 1,17 kg (CV = 16,44%). Domba diberi pakan komplit berbentuk pelet yang disusun dari pucuk tebu, gaplek, dedak padi, bungkil kedelai, kulit singkong, tepung ikan, mineral mix, dan molases, dengan kandungan protein kasar (PK) 14-18 % dan energi (TDN) 60-70%. Pakan dan air minum disediakan secara ad libitum. Penelitian menggunakan rancangan dasar acak lengkap pola faktorial, dengan perlakuan TDN pakan berbeda (60% dan 70%) sebagai faktor pertama dan perlakuan PK pakan berbeda (14%, 16%, dan 18%) sebagai faktor kedua. Masing-masing perlakuan diulang 4 (empat) kali. Parameter yang diukur adalah frekuensi nafas, denyut nadi, temperatur rektal, suhu dan kelembaban lingkungan. Parameter pendukung yaitu konsumsi bahan kering (BK) pakan, konsumsi air minum dan pertambahan bobot badan harian (PBBH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa level TDN pakan (60-70%) dan level PK pakan (14-18%) menghasilkan interaksi yang tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap respon fisiologis domba muda. Respon fisiologis domba muda mingguan dan harian tidak berbeda nyata (P>0,05) pada level TDN 60-70% dan pada level PK 14-18%. Frekuensi nafas yang dihasilkan berkisar 76-89 kali/menit, denyut nadi 91-109 kali/menit dan suhu rektal 38,9-39,2˚C. Korelasi konsumsi BK pakan dengan respon fisiologis mingguan dan harian menghasilkan nilai keeratan hubungan yang sangat lemah sampai sedang (0,00-0,56) dan antar perlakuan didapatkan nilai yang relatif sama (P>0,05). Korelasi Temperature Humidity Index (THI) dengan respon fisiologis mingguan menghasilkan nilai keeratan hubungan yang sangat lemah sampai sedang (0,03-0,54). Korelasi THI dengan frekuensi nafas harian berbeda nyata (P>0,05) pada level TDN 60% (0,16) dan TDN 70% (-0,24). Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pemberian imbangan pakan dengan kandungan protein (PK) 14-18% dan energi (TDN) 60-70% pada domba lokal jantan muda menghasilkan respon fisiologis (frekuensi nafas, denyut nadi, dan temperatur rektal) yang sama.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:59798
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:23 Aug 2018 10:16
Last Modified:23 Aug 2018 10:16

Repository Staff Only: item control page