VARIASI LEGENDA KI AGENG MANGIR BERDASARKAN TRANSMISI MASYARAKAT PENDUKUNG

Ryolita, Widya Putri (2017) VARIASI LEGENDA KI AGENG MANGIR BERDASARKAN TRANSMISI MASYARAKAT PENDUKUNG. In: PIBSI XXXIX, 7-8 November 2017, Semarang.

[img]
Preview
PDF
113Kb

Official URL: http://eprints.undip.ac.id/59039

Abstract

Legenda Ki Ageng Mangir merupakan salah satu fenomena cerita rakyat Jawa yang dapat diterima dan populer di Indonesia kususnya daerah Yogyakarta. Masyarakat sekitar banyak yang percaya bahwa legenda Ki Ageng merupakan sejarah yang pernah ada. Hal tersebut dikarenakan berhubungan langsung dengan raja Mataram yaitu Panembahan Senopati. Walaupun dipercaya sebagai sejarah, legenda tetap bagian dari cerita rakyat yang memiliki variasi cerita dan fungsi tersendiri. Melalui aspek fungsi dan transmisi Finnegan, yang didukung dengan memperlihatkan bentuk variasai cerita legenda Ki Ageng Mangir secara deskriptif, hal tersebut dilakukan. Tujuannya agar dapat mengetahui versi serta fungsi secara umum dan kusus dari legenda Ki Ageng Mangir. Selain itu, menambah wawasan bagi masyarakat umum terhadap pemahaman legenda Ki Ageng Mangir yang selama ini dianggap sebagai sejarah. Dari hasil analisis, proses transmisi atau penurunan cerita di ambil dari tiga sempel yaitu abdi dalem, keturunan panembahan senomati, dan masyarakat sekitar. Dari tiga sempel tersebut memiliki versi atau variasi cerita yang berbeda walaupun intinya sama. Hal ini dikarenakan transmisi tidak dapat dilepaskan dari konsep memori.Terlebih model memori yang digunakan cenderung bersifat aktif, berkembang dari gagasan mengenai penyebaran memori secara kata per kata menjadi rekonstruksi reorganisasi dari pengetahuan sebelumnya yang dimaknai sebagai aktivitas kreatif dan terorganisasi yang dilakukan oleh pencerita. Dari proses transmisi inilah fungsi cerita dapat diketahui sebagai alat mempropagandakan serta menyebarkan ide-ide kelas yang berkuasa. Fungsi Legenda Ki Ageng Mangir terbagi menjadi dua, yaitu kusus dan umum. Secara khusus dengan adanya cerita Ki Ageng Mangir mengajarkan agar masyarakat harus mematuhi Negara. Sedangkan secara umum, menjadikan makam-makam raja Mataram dan keturunannya termasuk Ki Ageng Mangir dikunjungi sebagai tempat wisata ziarah. Kata Kunci : Seminar, Legenda, Ki Ageng Mangir, Kelisanan

Item Type:Conference or Workshop Item (Speech)
Subjects:P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0441 Literary History
ID Code:59039
Deposited By:Sastra Indonesia
Deposited On:09 Jan 2018 13:34
Last Modified:09 Jan 2018 13:34

Repository Staff Only: item control page