KEARIFAN LOKAL RAMAYANA DALAM BUDAYA GLOBAL: Defamiliarisasi Hegemoni Tokoh Novel Kitab Omong Kosong

Utomo, S. Prasetyo (2017) KEARIFAN LOKAL RAMAYANA DALAM BUDAYA GLOBAL: Defamiliarisasi Hegemoni Tokoh Novel Kitab Omong Kosong. In: PIBSI XXXIX, 7-8 November 2017, Semarang.

[img]
Preview
PDF
319Kb

Official URL: http://eprints.undip.ac.id/59000

Abstract

Penelitian intertekstual terhadap novel Kitab Omong Kosong karya Seno Gumira Ajidarma dengan hipogram roman Ramayana gubahan C. Rajagopalachari, yang semula dipublikasikan secara lisan sebagai kearifan masyarakat India, membawa kita pada defamiliarisasi hegemoni kekuasaan Rama, yang menyimpang menjadi dominasi kekuasaan yang keji, biadab, dan menyengsarakan rakyat negeri jajahan Ayodya. Aneksasi, dominasi kekuasaan dalam kekuatan militer, sebagaimana kekuasaan global negara-negara adikuasa, menjadi ciri dominasi kekuasaan Rama. Seno Gumira Ajidarma mencipta kisah novel dengan atmosfir budaya global: (1) melakukan penyimpangan peran tokoh-tokoh, sehingga menghindarkan diri dari oposisi biner karakter hitam-putih dalam mencapai kekuasaan, (2) kisah dijalin dalam cerita yang unik, berselang-seling antara mitos, fakta, dan imaji, (3) secara keseluruhan novel yang diciptakannya menyajikan kisah (fabula) yang aneh dan khas, (4) kisah (fabula) yang aneh dan khas itu meningkatkan fungsi estetika, (5) novel ini menjadi teks jamak, teks dengan penafsiran plural, (6) novel ini menjadi teks dialogis, yang membuka ruang komunikasi dengan pembaca, dan (7) memenuhi dua syarat novel yang kuat yaitu adanya unity (kesatuan, kepadatan) serta complexity (keragaman). Kata kunci: kearifan, defamiliarisasi, hegemoni, budaya global

Item Type:Conference or Workshop Item (Speech)
Subjects:P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0441 Literary History
ID Code:59000
Deposited By:Sastra Indonesia
Deposited On:08 Jan 2018 21:52
Last Modified:08 Jan 2018 21:52

Repository Staff Only: item control page