PUISI TUHAN SEMBILAN SENTI SEBAGAI KRITIK SOSIAL DAN MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER BAHAYA ROKOK

Cahyani, Dzikrina Dian and S.A., Riniwati (2017) PUISI TUHAN SEMBILAN SENTI SEBAGAI KRITIK SOSIAL DAN MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER BAHAYA ROKOK. In: PIBSI XXXIX, 7-8 November 2017, Semarang.

[img]
Preview
PDF
269Kb

Official URL: http://eprints.undip.ac.id/58995

Abstract

Permasalahan rokok di Indonesia sampai saat ini masih terus menuai perdebatan. Setiap kebijakan yang dirancang untuk mengendalikan rokok selalu mendapat reaksi pro dan kontra di tengah masyarakat. Kegelisahan itu, juga ditunjukkan Taufik Ismail sebagai sastrawan Indonesia, melalui puisi berjudul Tuhan Sembilan Senti yang mengambarkan fenomena tentang rokok di Indonesia yang semakin memprihatinkan. Puisi Tuhan Sembilan Senti merupakan sebuah karya sastra yang menyimpan pesan dan dapat dimanfaatkan sebagai media pendidikan karakter tentang bahaya rokok. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra untuk membahas tentang masalah sosial tentang rokok dalam puisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa makna dalam puisi Tuhan Sembilan Senti mengungkap kritik sosial tentang rokok di Indonesia. Bebrapa kritik sosial tentang rokok yang diungkapkan dalam puisi yaitu tentang rokok dan rendahnya sikap tanggung jawab di lingkup keluarga, bahaya rokok terhadap kesehatan diri dan lingkungan masyarakat, krisis keteladanan dan lemahnya aturan tentang rokok di Indonesia. Kritik sosial tersebut sekaligus dapat digunakan sebagai media pendidikan karakter tentang bahaya rokok. Kata kunci:Tuhan Sembilan Senti, kritik sosial, pendidikan karakter bahaya rokok.

Item Type:Conference or Workshop Item (Speech)
Subjects:P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0080 Criticism
ID Code:58995
Deposited By:Sastra Indonesia
Deposited On:08 Jan 2018 16:15
Last Modified:08 Jan 2018 16:15

Repository Staff Only: item control page