MIMIKRI DAN HIBRIDITASI DALAM NOVEL BURUNG-BURUNG MANYAR KARYA Y.B. MANGUNWIJAYA

Hartono, Hartono (2017) MIMIKRI DAN HIBRIDITASI DALAM NOVEL BURUNG-BURUNG MANYAR KARYA Y.B. MANGUNWIJAYA. In: PIBSI XXXIX, 7-8 November 2017, Semarang.

[img]
Preview
PDF
154Kb

Official URL: http://eprints.undip.ac.id/58984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk serta sifat mimikri dan hibriditasi yang ada dalam novel Burung-Burung Manyar karya Y.B. Mangunwijaya. Subjek penelitian ini adalah novel Burung-Burung Manyarkarya YB. Mangunwijaya. Pengum¬pulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan pencatatan (baca catat). Pembacaan dilakukan secara berulang-ulang untuk menemukan isi atau gagasan pokok yang terdapat dalam cerita yang mengandung gambaran mimikri dan hibriditas. Data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Mimikri dan hibriditas dalam novel Burung-Burung Manyar tampak dalam karakter tokoh Setadewa. Mimikri yang dilakukan oleh Setadewa terutama dalam unsur bahasa, pakaian, gaya hidup, pekerjaan, dan budaya. Hibriditas Setadewa termasuk hibriditas genetik. Hibriditas ini terjadi sejak dirinya masih kecil. Ketika bermain di Keraton Mangkune¬garan dia tidak suka dengan panggilan ‘Raden Mas Sinyo’. karena panggilan itu merupakan gabungan dari Raden Mas karena dia masih keturunan ningrat dari bapaknya dan Sinyo karena ada keturunan Indo Belanda dari ibunya. Sebagaimana bapaknya, Setadewa tidak suka dengan kehidupan kraton yang banyak aturannya. Pada waktu sekolah di Semarang, Setadewa secara terang-terangan memihak kepada Belanda. Setelah proklamasi kemerdekaan, ia menjadi tentara KNIL Belanda. Setadewa berada dalam persimpangan antara membela tanah airnya Indonesia atau bangsa Belanda. Di Indonesia ia disebut Sinyo Belanda tetapi dirinya juga tidak sepenuhnya diterima sebagai orang Belanda. Setadewa berkepribadian mendua antara tanah airnya Indonesia dan Belanda. Di akhir cerita, Setadewa memantapkan diri kembali ke Indonesia dan membela Indonesia dari penjajahan ekonomi yang dilakukan pihak asing. Setadewa membongkar kecurangan perusahaan asing tempatnya bekerja dengan konsekuensi diberhentikan. Setadewa berusaha membela kebenaran, kembali menjadi warga negara Indonesia yang seutuhnya. Kata Kunci: mimikri, hibriditasi, burung-burung manyar

Item Type:Conference or Workshop Item (Speech)
Subjects:P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0441 Literary History
ID Code:58984
Deposited By:Sastra Indonesia
Deposited On:08 Jan 2018 15:29
Last Modified:08 Jan 2018 15:29

Repository Staff Only: item control page