Persentase Membran Plasma Utuh dan Tudung Akrosom Utuh Spermatozoa Kambing Peranakan Etawah dalam Pengencer yang Berbeda

CAHYA, Rona Indra and Setiatin, Enny Tantini and Ondho, Yon Supri (2017) Persentase Membran Plasma Utuh dan Tudung Akrosom Utuh Spermatozoa Kambing Peranakan Etawah dalam Pengencer yang Berbeda. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
568Kb
[img]
Preview
PDF
200Kb
[img]
Preview
PDF
344Kb
[img]
Preview
PDF
244Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

770Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

369Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1728Kb

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keutuhan membran plasma dan tudung akrosom sel spermatozoa kambing Peranakan Etawah (PE) pada 2 pengencer yang berbeda pada tahap ekuilibrasi dan pasca freezing. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 Maret hingga 27 April 2017 di Balai Inseminasi Buatan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah yang bertempat di Sidumulyo Kabupaten Ungaran, Jawa Tengah. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu semen hasil koleksi dari Pejantan Kambing Peranakan Etawah (PE) sebanyak 6 ekor yang berumur 5 – 7 tahun dalam keadaan sehat dan libido tinggi. Bahan yang digunakan yaitu larutan Hypo Osmotic Swelling (HOS) yang merupakan campuran dari 0,9 g fruktosa, natrium sitrat 0,48 g dan aquabidestilata 100 ml, pH meter, larutanNaCl fisiologis yang ditambahkan 1% formalin, N2 cair, larutan AndroMed® yang terdiri dari aquabidest, phospholipids, fructose, glycerol,buffers, citric acid, spectinomycin, gentamycin, tylosin dan lincomycin (Minitub,2001). Larutan Bioxcell® yang mengandung carbohydrates, mineral salt, buffer, antioxidant, phospholipids, ultra pure water, glycerol, Gentamycin, Tylosin, lincomycin dan Spectinomycin (imv, 2014), label dan tissu. Perlakuan yang digunakan pada penelitian adalah penambahan 2 pengencer (extender) semen yaitu Andromed® dan Bioxcell® dan masing-masing pejantan diamati sebanyak 8 kali ulangan. Parameter yang diamati yaitu persentase keutuhan membran plasma dan tudung akrosom. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t. Persentase membran plasma utuh (MPU) dan tudung akrosom utuh (TAU) spermatozoa pada tahap paska ekuilibrasi dalam pengencer Andromed® adalah 47,64±3,52% dan 48,10±4,89%, sedangkan dalam pengencer Bioxcell® 47,61±4,71% dan 48,93±5,54%. Persentase MPU dan TAU spermatozoa pada tahap post thawing dalam pengencer Andromed® 42,68±4,23% dan 42,91±6,12%, sedangkan dalam pengencer Bioxcell® 43,30±5,35% dan 42,44±5,04%. Persentase MPU antar T1 dan T2 pada tahap paska ekuilibrasi dan post thawing tidak menunjukan pengaruh yang nyata. Persentase TAU antar T1 dan T2 pada tahap paska ekuilibrasi dan post thawing tidak menunjukan pengaruh yang nyata. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan pengencer komersial Andromed® dan Bioxcell® tidak menunjukkan perbedaan persentase MPU dan TAU secara nyata.Disimpulkan kedua pengencer memiliki kemampuan yang sama dalam mempertahankan keutuhan membran plasma dan tudung akrosom sperma kambing Peranakan Etawah selama proses kriopreservasi.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:58124
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:28 Nov 2017 08:52
Last Modified:28 Nov 2017 08:52

Repository Staff Only: item control page