Respon Osmotik, Efisiensi Pemanfaatan Pakan dan Retensi Energi Udang Jahe (Metapenaeus elegons) yang Didomestikasi dalam Berbagai Media Isosmotik

Hastuti, Sri and Subandiyono, Subandiyono (2010) Respon Osmotik, Efisiensi Pemanfaatan Pakan dan Retensi Energi Udang Jahe (Metapenaeus elegons) yang Didomestikasi dalam Berbagai Media Isosmotik. AQUACULTURA INDONESIANA , 11 (3). pp. 217-223.

[img]
Preview
PDF - Published Version
7Mb

Abstract

Osmotic respon, feeding efficiency and fine shrimp (Metapenaeus elegaas) energ, retention domestification in different isosmotic media. Aquacalfrtra fndonaiana, 11 (3): 217-223. The research aimed to analyse the effects of different salinity levels on osmotic works level, feeding effrciency, and enerry retention of ginger shrimp and to find out the optimum salinity level. The method used in this research was experimental laboratories using a systematically randomized design (RAS) with four treafnents in triplecates. The treatments were media salinity levels of 22+l ppt (Isoosmotik Postmolt), 25+l ppt (Isoosmotiklntermolt), 28+lppt(Isoosmotikmolt)and16-18ppt (IsoosmotikSegaraAnakan)T. heresultshown that media salinity levels were significant different of 95% level (P<0.05) for osmotic works level, food conversion ratio (FCR), protein effrciency ratio and energy retention of shrimp, Metapenaeus elegans The optimum media salinify for shrimp, M. eleganswith food conversion ratio (FCR) of 2.ll was25.72 ppt and was protein efficiency ratio (PER) of 1.1 was 25.17 ppt. The optimum media salinity for enerry retention value of 154.13 kkal was 26.39 ppt. The salinity range between 25 until 27 ppt have given the optimum media for cultivation adult stage shrimp, M. elegans. Keywords: Energy retention; Feeding efficiency; Metapenaeus elegans; Salinity; Osmotic works level Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai tingkat salinitas media terhadap tingkat kerja osmotik, efisiensi pemanfaatan pakan dan retensi energi Udang Jahe (Metapenaeus.elegans) serta mengetahui rentang salinitas media opimumnya. Metode yang digunakan adalah Eksperimental Laboratoris dengan menggunakan RancanganAcak Sistematis (RAS) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dikenakan adalah salinitas media22+l ppt (isoosmotik postmolt), 25+ I ppt (isoosmotik intermolt), 28+ I ppt (isoosmotik molt), dan I 7+ I ppt (isoosmotik SegaraAnakan). Udang dengan berat awal rata-rata 0,89-1,23 g dikultivasi dengan kepadatan 40 ekor/ m2 pada bak beton berukuran 2,55xl,5xl,l m3. Hasil penelitian menunjukkan salinitas media berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap tingkat kerja osmotik (TKO), FC& PER dan retensi energi (RE) udang jahe. Salinitas optimum untuk rasio konveni pakan @CR) Udang Jahe adalah25,72 ppt dengan nilai FCR 2, I I , efisiensi pemanfaatan protein (PER) Udang Jahe adalah 25, 17 ppt dengan niai PER 1,1 . Salinitas optimum untuk retensi energi Udang Jahe adalah 26.39 ppt dengan nilai retensi energi (RE) 154,13 kkal. Rentang salinitas antan2527 ppt (rentang isoosmotik intermolt sampai isoosmotik molt) memberikan lingkungan media yang optimum bagi kultivasi udang jahe (Metop eaeus elegans) stadia dewasa. Kata kunci : Retensi energi; Efisiensi pakan; Metapenaeus elegans; Salinitas; T'tngkatkeia osmotk

Item Type:Article
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:57942
Deposited By:Faik Kurohman
Deposited On:03 Nov 2017 10:08
Last Modified:03 Nov 2017 10:09

Repository Staff Only: item control page