EFFICIENCY AND ENERGETICS OF ARTEMIA (Artemia salina) CYSTS HATCHING IN DIFFERENT OSMOLARITY MEDIA

Heryastuti, Endah and Anggoro, Sutrisno and Subandiyono, Subandiyono (2016) EFFICIENCY AND ENERGETICS OF ARTEMIA (Artemia salina) CYSTS HATCHING IN DIFFERENT OSMOLARITY MEDIA. Jurnal Perikanan UGM , 18 (1). pp. 27-30. ISSN 0853-6384; 2502-5066

[img]
Preview
PDF - Published Version
236Kb

Official URL: https://jurnal.ugm.ac.id

Abstract

Hatching rate of Artemia salina cysts in the hatching process is variable due to many factors. Osmolarity of the medium is one of the factors determining hatching process of A. salina cysts. The purpose of this study is to assess the hatching process of A. salina cysts in a various osmotic condition on the hatching energetics efficiency and rate. The experimental design used was a 2 x 5 factorial completely randomized design. The first factor is an addition of chlorine (non-decapsulation and decapsulation) and the second factor is osmolarity of medium (640.27; 787.02; 901.76; 1080.51 and 1227.25 mOsm.L-1H2O). The results showed that hatching of A. salina cyst on various osmotic condition has significantly differed the hatching rate. No significant differences in the hatching energetics efficiency were obtained from each experimental groups. Media with osmolarity level of iso-osmotic to hyperosmotic (901.76-1227,25 mOsm.L-1H2O) provides a high hatching rate. Energetics efficiency of artemia cysts hatching is ranged from 640.27 to 1227.25 mOsm.L-1H2O in both hypoosmotic, isosmotic and hyperosmotic media. Keywords: artemia, decapsulation, energetics, hatching, salinity Tingkat penetasan kista Artemia salina dalam proses penetasan bervariasi karena banyak faktor. Osmolaritas medium merupakan salah satu faktor yang menentukan proses penetasan kista A. salina. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai proses penetasan kista A. salina dalam berbagai kondisi osmotik pada efisiensi dan laju penetasan energetika. Desain eksperimen yang digunakan adalah rancangan acak lengkap 2 x 5 faktorial. Faktor pertama adalah penambahan klorin (non-dekapsulasi dan dekapsulasi) dan faktor kedua adalah osmolaritas medium (640,27; 787,02; 901,76; 1080,51 dan 1227,25 mOsm.L-1H2O). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetasan kista A. salina pada berbagai kondisi osmotik secara signifikan berbeda dengan tingkat penetasan. Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam efisiensi energetika penetasan yang diperoleh dari masing-masing kelompok eksperimen. Media dengan tingkat osmolaritas iso-osmotik menjadi hyperosmotic (901,76-1227,25 mOsm.L-1H2O) memberikan tingkat penetasan yang tinggi. Energetika efisiensi penetrasi kista A. salina berkisar antara 640,27 sampai 1227,25 mOsm.L-1H2O pada media hypoosmotic, isosmotic dan hyperosmotic. Kata kunci: artemia, dekapsulasi, energetika, penetasan, salinitas

Item Type:Article
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:57922
Deposited By:Faik Kurohman
Deposited On:01 Nov 2017 16:17
Last Modified:01 Nov 2017 16:17

Repository Staff Only: item control page