Efek osmotik dari salinitas media dan pemuasaan terhadap proses penyembuhan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus, Burch) yang terserang penyakit kuning

Hastuti, Sri and Subandiyono, Subandiyono (2012) Efek osmotik dari salinitas media dan pemuasaan terhadap proses penyembuhan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus, Burch) yang terserang penyakit kuning. In: SIMPOSIUM NASIONAL BIOTEKNOLOGI AKUAKULTUR IV : Peran Bioteknologi Akuakultur dalam lndustrialisasi Perikanan yang Berkelanjutan, 18 Oktober 2012 , Bogor, Indonesia.

[img]
Preview
PDF - Published Version
10Mb

Abstract

Jaundice catfish was characterized by high values of bilirubin in the blood of the fish. The research was conducted to determine the effects of water osmolarities and fish fasting on recovery process of the jaundice catfish. A total of 120 jaundice catfish taken from the 'Kampung Lele' were reared in freshwater (0 ppt) and 6 ppt of seawater. Each group of fish reared in freshwater and 6 ppt water was divided into two groups, i.e. the fasted and fed fish. After rearing for 7 days, blood was sampled from the trial fish for haematological, bilirubin, and transaminase measurements. The fish liver was sampled for histopathological examination. The data gained were analyzed descriptively. lt was indicated that the fish on fed state and was maintained in medium of 6 ppt resulted on better haematological conditions. Those fish possesses normal bilirubin values (i.e. less than 1 mg/dl), except for the fish reared at 0 ppt and fed along the experimental period was resulting on the total billirubin value ol 1.21 mg/dl. Transaminase activities in serum, GOT, and GPT of both fish trial were higher than normal level. The highest enzyme activity value was found in the fish maintained at 0 ppt and fasted state. Histopathological of liver resulted on fatty, necrosis, and degenerative vokuoler performances. Keywords: Jaundice catfish, bilirubin, osmolarity, haematology, transaminase, histopathology. lkan lele kuning atau jaundice catfish ditandai dengan tingginya nilai bilirubin dalam darah ikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efek osmolaritas media dan pemuasaan terhadap proses penyembuhan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus, Burch) dari penyakit kuning (joundice catfish). Sebanyak 120 ekor ikan lele kuning yang berasal dari kampung lele dipelihara dalam media air tawar dan air bersalinitas 6 ppt. Setiap ikan dalam kelompok media air tawar maupun air salinitas 5 ppt dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok ikan yang dipuasakan dan kelompok ikan diberi pakan. Setelah pemeliharaan selama 7 hari, ikan diambil darahnya dan dilakukan pengukuran parameter hematologis, bilirubin dan enzim transaminase. Hati ikan diambil untuk pemerikasaan histopatologi. Data yang diperoleh dianalisis secara diskriptif. lkan yang diberi pakan dan dipelihara dalam media 6 ppt memiliki kondisi hematologis yang lebih baik. lkan memiki nilai bilirubin yang normal, yaitu kurang dari 1 mg/dl, kecuali ikan pada perlakuan media pemeliharaan 0 ppt dan diberi pakan selama pemeliharaan yang mengandung bilirubin total 1,21 mg/dl. Aktivitas enzim transaminasi dalam serum, baik SGOT maupun SGPT masih lebih tinggi dari aktivitas normal. Nilai aktivitas enzim tertinggi ditemukan pada ikan yang dipelihara pada salinitas 0 ppt dan dipuasakan serta hasil histopatologi hati memperlihatkan kondisi perlemakan, nekrosis dan degeneratif vokuoler. Kata kunci: joundice catfish, osmotik media, puasa, bilirubin, enzim transaminase, histopatologi hati

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:57899
Deposited By:Faik Kurohman
Deposited On:01 Nov 2017 16:23
Last Modified:01 Nov 2017 16:23

Repository Staff Only: item control page