PERLINDUNGAN HUKUM ATAS KARYA HASIL REKAMAN SUARA YANG DIKONVERSI DALAM BENTUK COMPACT DISCS (CD) DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA

Ria Anjelfa, S.H., Anjelfa (2014) PERLINDUNGAN HUKUM ATAS KARYA HASIL REKAMAN SUARA YANG DIKONVERSI DALAM BENTUK COMPACT DISCS (CD) DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA. Masters thesis, UNDIP.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM ATAS KARYA HASIL REKAMAN SUARA YANG DIKONVERSI DALAM BENTUK COMPACT DISCS (CD) DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA Kemajuan teknologi dan informasi telah memberikan kontribusi yang demikian besar terhadap globalisasi perdagangan berbagai ciptaan-ciptaan termasuk dalam bidang HAKI. Meningkatnya kebutuhan masyarakat menyebabkan hak cipta khususnya hak cipta lagu atau musik akhir-akhir ini semakin banyak mendapat sorotan. Hal ini mengingat semakin banyak praktek-praktek persaingan usaha yang tidak sehat berupa pelanggaran hak cipta di bidang lagu atau musik. Pelanggaran tersebut berupa pembajakan hak cipta lagu atau musik dimana alat atau media yang digunakannya berbentuk Compact Disc (CD), dengan munculnya pembajakan hak cipta tersebut sehingga timbulah beberapa permasalahan mengenai bagaimana perlindungan hukum hak cipta terhadap hasil rekaman suara yang dikonversi dalam bentuk Compact Disc (CD) tersebut, serta bagaimana upaya penegakan hukum apabila terjadi pelanggaran terhadap hasil rekaman suara yang dikonversi dalam bentuk Compact Disc (CD) tersebut. Pembajakan hak cipta lagu atau musik tersebut bisa meresahkan kemajuan perekonomian Negara. Dalam penelitian ini digunakan metode pendekatan yuridis normatif yaitu penelitian ini merupakan penelitian hukum doktriner yang disebut juga penelitian kepustakaan atau studi dokumen. Sumber data berupa data primer yaitu studi dokumen dan data sekunder dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis dengan pendekatan kualitatif, selanjutnya dilakukan proses pengolahan data yang dimulai dengan pengumpulan data yang relevan dengan permasalahan yang dibahas. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk pembajakan hak cipta lagu atau musik terbagi dalam berbagai kategori yaitu Pirate, Couterfeit, dan Bootleging. Pelanggaran dalam bidang hak cipta lagu atau musik memberikan sanksi tegas baik dari segi sanksi pidana maupun sanksi perdata berupa ganti rugi. Oleh karenanya untuk memberantas masalah pembajakan hak cipta lagu atau musik tersebut dibutuhkan campur tangan pemerintah dalam penegakkan hukumnya dengan bantuan dari pihak kepolisian, pihak kejaksaan dan juga bea cukai. Dengan adanya perlindungan hukum terhadap hak cipta diharapkan dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran terhadap hak cipta. Upaya penegakan hukum merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk mengatasi pelanggaran hak cipta, untuk itulah perlu adanya persamaan presepsi dan usaha penerapan Undang-Undang oleh aparat penegak hukum serta memperluas wawasan masyarakat tentang adanya perlindungan terhadap hak cipta agar mampu menciptakan keadaan yang kondusif untuk mengembangkan minat untuk tetap terus berkarya. Disarankan selain penegakan hukum yang dilakukan oleh pemerintah, peran serta masyarakat juga sangat berpengaruh besar dalam penegakan hukumnya. Selain dilakukan sosialisai akan pentingnya hak cipta juga menyadarkan masyarakat untuk tetap membeli Compact Disc (CD) yang asli bukan yang bajakan.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Perlindungan Hukum, Compact Disc (CD), Hasil Rekaman Suara.
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:57842
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:30 Oct 2017 13:39
Last Modified:30 Oct 2017 13:39

Repository Staff Only: item control page