ASPEK HUKUM PENGGUNAAN LAMBANG GARUDA SEBAGAI MEREK PADA MEDIA CETAK (Studi Pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 4/PUU-X/20012)

HARDIYANTI , FRANSISCA (2013) ASPEK HUKUM PENGGUNAAN LAMBANG GARUDA SEBAGAI MEREK PADA MEDIA CETAK (Studi Pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 4/PUU-X/20012). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK ASPEK HUKUM PENGGUNAAN LAMBANG GARUDA SEBAGAI MEREK PADA MEDIA CETAK (Studi Pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 4/PUU-X/2012)” , Tesis. Hardiyanti Fransisca Garuda Pancasila adalah lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penggunaan lambang Garuda Pancasila sebagai lambang negara Republik Indonesia telah diatur dalam Pasal 36 huruf a UUD Negara Republik Indonesia 1945, Konstitusi RIS, UUD Sementara 1950, dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1958, Pasal 57 dan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Kedua pasal terakhir bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Mahkamah Konstitusi dalam putusan atas Perkara Nomor 4/PUU-X/2012 menetapkan bahwa setiap warga negara dapat menggunakan lambang negara, burung garuda dalam kehidupan sehari-hari. Ketidakkonsistenan dalam berbagai undang-undang ini menarik untuk dilakukan suatu penelitian mengenai penggunaan lambang burung Garuda Pancasila, terutama saat digunakan sebagai cover pada media cetak. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah: untuk mengkaji dan menganalisis penggunaan lambang Garuda Pancasila didalam huruf O pada majalah RENVOI terkait dengan putusan atas perkara nomor 4/PUU-X/2012 dan untuk mengkaji dan menganalisis penggunaan lambang Garuda Pancasila didalam huruf O pada majalah RENVOI terkait dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan melalui pendekatan yuridis empiris, dengan spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis, bersumber dari data primer dan data sekunder dan metode pengumpulan yang digunakan adalah melalui studi pustaka dan wawancara. Sementara metode analisis data yang dilakukan bersifat kualitatif untuk mencapai kejelasan masalah yang akan dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lambang Garuda Pancasila sebagai huruf O dalam majalah RENVOI tidak melanggar ketentuan, terkait dengan putusan atas perkara Nomor 4/PUU-X/2012 dan penggunaan lambang Garuda Pancasila sebagai huruf O dalam cover majalah RENVOI adalah termasuk pelanggaran dan dilarang karena belum diberikan register pada saat pendaftaran Journal RENVOI, sampai dengan saat ini yang telah menjadi majalah RENVOI. Kata Kunci : Lambang Garuda, Merek dan Media Cetak

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Lambang Garuda, Merek dan Media Cetak
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:57823
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:31 Oct 2017 09:09
Last Modified:31 Oct 2017 09:09

Repository Staff Only: item control page