EKSISTENSI SURAT WASIAT DIBAWAH TANGAN TERHADAP ANAK ANGKAT MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

D. Hanif Dwi , Putra (2016) EKSISTENSI SURAT WASIAT DIBAWAH TANGAN TERHADAP ANAK ANGKAT MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
38Kb

Abstract

Kedudukan anak angkat dalan hukum Islam tidak di anggap sebagai anak kandung. Hal ini menjadikan anak angkat tidak mempunyai hak mewaris terhadap harta warisan orang tua angkatnya. Akan tetapi dalam hukum Islam membolehkan pemberian berbagai bentuk bantuan atau jaminan hidup oleh orang tua angkat kepada anak angkatnya, salah satunya dengan jalan surat wasiat dibawah tangan. Terkait latar belakang yang telah diuraikan di atas, terdapat permasalahan yang diangkat penulis, yaitu bagaimanakah eksistensi surat wasiat dibawah tangan menurut perspektif hukum Islam dan bagaimanakah perlindungan waris terhadap anak angkat berdasarkan surat wasiat dibawah tangan menurut hukum Islam. Tujuan dari penelitian masalah yang diangkat untuk memperoleh pemahaman eksistensi surat wasiat dibawah tangan dalam perspektif hukum Islam dan untuk memahami perlindungan waris terhadap anak angkat berdasarkan surat wasiat dibawah tangan menurut hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris yang dilakukan dengan menggunakan data primer, yaitu dengan wawancara langsung. Spesifikasi penelitian dalam penelitian hukum ini bersifat analitis kualitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Eksistensi Surat wasiat dalam hukum Islam dapat berupa lisan mau pun tertulis dibawah tangan dengan syarat harus di saksikan oleh dua orang saksi. Wasiat hukumnya wajib dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Q.S Al Baqarah ayat 108,181,182. Berwasiat kepada anak angkat tidak boleh melebihi sepertiga dari harta peninggalan, agar dapat berlaku adil kepada ahli waris dan tidak merasa dirugikan. Perlindungan waris terhadap anak angkat berdasarkan surat wasiat dibawah tangan yang melebihi sepertiga maka harus diselesaikan dengan cara dikurangi sampai sepertiga atau diminta kesediaan semua ahli waris menyatakan ikhlas atas kelebihan dari sepertiga dan dapat juga diminta penetapan Pengadilan Agama dengan jalan wasiat wajibah, dengan demikian tujuan melindungi kepentingan anak angkat agar terjamin keperluan hidupnya tetap tercapai.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Surat Wasiat, Anak Angkat, Hukum Islam
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:57780
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:26 Oct 2017 14:32
Last Modified:26 Oct 2017 14:32

Repository Staff Only: item control page