PERBANDINGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG DITERAPI DENGAN CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS ATAU HEMODIALISIS : Studi Pada Unit Dialisis RSUP Dr. Kariadi Semarang

Ghaffar, M. Ramadhan Abdul and Chasani, Shofa and Saktini, Fanti (2017) PERBANDINGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG DITERAPI DENGAN CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS ATAU HEMODIALISIS : Studi Pada Unit Dialisis RSUP Dr. Kariadi Semarang. Undergraduate thesis, Faculty of Medicine.

[img]
Preview
PDF
81Kb
[img]
Preview
PDF
41Kb
[img]
Preview
PDF
295Kb
[img]
Preview
PDF
153Kb

Abstract

Latar Belakang Saat ini PGK merupakan merupakan masalah kesehatan yang dipandang sangat serius di dunia, terlebih lagi di negara-negara berkembang. Di Indonesia sendiri jumlah kasus PGK baru dalam setahun semakin meningkat pertahunnya. Modalitas Renal Replacement Therapy yang tepat penting untuk membantu pasien menghadapi penyakitnya. Pemilihan modalitas Renal Replacement Therapy yang sesuai diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien PGK. Tujuan Menganalisis perbedaan kualitas hidup pada pasien PGK dengan CAPD dan PGK dengan HD di Unit Dialisis RSUP Dr. Kariadi Semarang Metode Penelitian ini merupakan penelitian komparatif yang menggunakan desain cross sectional. Subjek penelitian dipilih secara consecutive sampling dari pasien PGK di Unit Dialisis RSUP Dr. Kariadi Semarang. Pengumpulan data dengan pencatatan dari kuesioner KDQOL SF™1.3. Uji normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk dan independent t-test digunakan untuk uji hipotesis. Hasil Nilai keseluruhan kualitas hidup terdapat perbedaan yang signifikan dengan rerata lebih tinggi pada pasien PGK dengan CAPD (74,92 ± 11,24 dengan 54,88 ± 12,69). Setelah dilakukan Independent t-test didapatkan p < 0,05(0,000). Sampel dengan kualitas hidup baik lebih banyak ditemukan pada pasien PGK dengan CAPD yaitu 12 (60%) sampel sedangkan pada pasien PGK dengan HD hanya terdapat 1 (5%) sampel. Pada pasien PGK dengan CAPD juga didapatkan sampel dengan kualitas hidup cukup sebanyak 6 (30%) sampel dan sampel dengan kualitas hidup kurang sebanyak 2 (10%). Sementara itu, terdapat 6 (30%) sampel dengan kualitas hidup cukup dan 13 (65%) sampel dengan kualitas hidup kurang pada pasien PGK dengan HD. Simpulan Terdapat perbedaan kualitas hidup antara pasien PGK dengan CAPD dan PGK dengan HD di Unit Dialisis RSUP Dr. Kariadi Semarang. Pasien CAPD memiliki rerata kualitas hidup yang lebih baik daripada pasien PGK dengan HD. Kata kunci Kualitas hidup, Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis, Hemodialisis

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RC Internal medicine
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:57601
Deposited By:Ms Lutfiatun Heni
Deposited On:20 Oct 2017 13:39
Last Modified:20 Oct 2017 13:39

Repository Staff Only: item control page