DILEMA KEJIWAAN TOKOH LASI DALAM NOVEL BEKISAR MERAH DAN BELANTIK (BEKISAR MERAH 2) KARYA AHMAD TOHARI

Ramond, Ramond DILEMA KEJIWAAN TOKOH LASI DALAM NOVEL BEKISAR MERAH DAN BELANTIK (BEKISAR MERAH 2) KARYA AHMAD TOHARI. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[img]PDF (skripsi)
90Kb

Abstract

Ahmad Tohari merupakan salah satu pengarang besar dalam sejarah prosa Indonesia pada kurun waktu dua puluh tahun terakhir. Ahmad Tohari pantas disebut sebagai salah seorang pengarang Indonesia yang produktif dan berhasil memepertahankan stamina kepengarangannya selama lebih dari dua puluh tahun sejak kemunculannya. Nama besar Ahmad Tohari melejit dan dikenal masyarakat sastra Indonesia karena novel-novelnya yang menarik. Sifat kepengarangannya yang khas dan istimewa merupakan daya tarik kuat atas setiap novel yang dihasilkannya. Latar pedesaan yang kuat, kritik sosial yang tajam dan cerita yang membela wong cilik merupakan beberapa ciri khas kepengarangan Ahmad Tohari. Hal tersebut menjadikan pembaca novel karya Ahmad Tohari merasa dekat dengan realitas kehidupan. Atas dasar beberapa hal itu banyak orang telah melakukan penelitian dan telaah atas beberapa novel Ahmad Tohari. Bekisar Merah dan Belantik (Bekisar Merah 2) merupakan salah satu novel karya Ahmad Tohari yang populer. Penulis tertarik menganalisis novel tersebut karena alasan beberapa hal yang telah dijabarkan pada paragraf awal. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah dilema kejiwaan tokoh utama novel Bekisar Merah dan Belantik (Bekisar Merah 2). Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap dilema kejiwaan tokoh utama dalam novel Bekisar Merah dan Belantik (Bekisar Merah 2). Penelitian ini menggunakan pendekatan struktural sebagai dasar melanjutkan penelitian dengan menggunakan pendekatan psikologi kepribadian. Pendekatan struktural dilakukan dengan menganalisis unsur intrinsik novel yakni unsur tokoh, unsur latar dan unsur alur. Kemudian baru dilakukan analisis kejiwaan tokoh utama setelah mendapat gambaran jelas tentang tokoh dan pemicu dilema dalam kehidupan tokoh utama. Hasil penelitian menunjukan bahwa dilema kejiwaan yang akut dalam diri tokoh utama disebabkan oleh konflik-konflik yang terjadi di dalam batinnya dan dengan lingkungan masyarakat. Konflik tersebut menciptakan tekanan dalam jiwa tokoh tersebut, sehingga menjadi suatu dilema dalam setiap keputusan yang hendak diambil. Konflik-konflik itu tidak selesai sehingga menciptakan kekecewaan, kepahitan dan dendam sosial yang mendalam dalam jiwa tokoh tersebut. Hal itu menjadi neurosa dalam jiwa tokoh tersebut. Neurosa tersebut dapat terlihat dengan jelas melalui mimpi, lamunan dan ingatan tokoh tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan mental dan kejiwaan dibangun dengan benar sejak masa kecil setiap orang. Hal itu yang kemudian menjadikan seseorang memiliki kepercayaan diri ketika bertumbuh menjadi dewasa.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Divisions:Faculty of Humanities > Department of Indonesian
ID Code:5744
Deposited By:Mr. Sastra Indonesia
Deposited On:27 Jan 2010 07:59
Last Modified:27 Jan 2010 07:59

Repository Staff Only: item control page