PENGARUH PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP UMUM TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK (GOOD CORPORATE GOVERNANCE) PADA PT.PERKEBUNAN NUSANTARA XIII (PERSERO) PONTIANAK

MELISA OCTAVIA , PANJAITAN (2015) PENGARUH PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP UMUM TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK (GOOD CORPORATE GOVERNANCE) PADA PT.PERKEBUNAN NUSANTARA XIII (PERSERO) PONTIANAK. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
48Kb

Abstract

Setiap perusahaan BUMN wajib menerapkan GCG secara konsisten dan berkelanjutan dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: PER- 01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) pada BUMN. Tujuan penerapan GCG adalah untuk meningkatkan kepercayaan semua stakeholders (pemangku kepentingan) perusahaan dan untuk meningkatkan nilai perusahaan yang berdasarkan pada prinsip-prinsip GCG yaitu: transparansi (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), kemandirian (indepedency) dan kewajaran (fairness). PTPN XIII (Persero) Pontianak merupakan salah satu BUMN yang sudah menerapkan GCG didalam menjalankan perusahaan. PTPN XIII (Persero) menyadari untuk mewujudkan GCG yang baik dikalangan perusahaan pasti memiliki kendala yang dihadapi oleh perusahaan demi terwujudnya GCG yang baik. Penerapan prinsip-prinsip GCG harus melibatkan seluruh stakeholders agar penerapan GCG pada suatu perusahaan dapat terlaksana. Tanpa adanya dukungan dari seluruh stakeholders maka GCG tidak dapat berjalan dengan baik. Permasalahan pada penelitian adalah: bagaimana pengaruh dari penerapan prinsip-prinsip GCG terhadap stakeholders pada PTPN XIII (Persero)? bagaimana kendala penerapan prinsip-prinsip GCG pada PTPN XIII (Persero)? Metode pendekatan yang digunakan adalah yurisid empiris, yaitu metode penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan data primer dan menemukan kebenaran dengan menggunakan metode berfikir induktif. Berdasarkan hasil penelitian, pengaruh penerapan prinsip-prinsip GCG terhadap stakeholders adalah adanya penyempurnaan pedoman tata kelola hubungan dengan stakeholders yang berdasarkan prinsip-prinsip GCG. Pokok-pokok perubahan dalam tata kelola hubungan dengan stakeholders meliputi: pemberian gratifikasi terhadap stakeholders, perusahaan memperlakukan Pemegang Saham sesuai Anggaran Dasar dan Perundang-Undangan, benturan kepentingan, media informasi yang digunakan untuk mendapatkan informasi, media konumikasi untuk menyediakan informasi yang aktual, jujur dan jelas, perusahaan tidak dibenarkan untuk mengembangkan kerjasama dengan pesaing yang dapat merugikan pelanggan dan tidak dibenarkan seluruh Insan PTPN XIII (Persero) untuk ikut serta secara langsung atau tidak langsung dalam kepemilikan dan kepengurusan perusahaan pesaing. Sedangkan kendala penerapan prinsip-prinsip GCG adalah kendala internal dan eksternal, yaitu: kendala internal: laporan tahunan, pengesahan rencana jangka panjang, laporan manajemen triwulanan, dan salinan risalah rapat Direksi yang sering mengalami keterlambatan. Media komunikasi masih menggunakan pola komunikasi formal. Tidak adanya ketentuan dan jenis-jenis informasi yang bersifat rahasia. Keterbatasan informasi mengenai mitra. Benturan kepentingan dan perusahaan belum mampu memenuhi harapan stakeholders. Kendala eksternal: stakeholders yang menuntut lebih mengenai informasi dan rahasia perusahaan, adanya ketentuan stakeholders aspiration, adanya keterbatasan dana CSR, sanksi yang diberikan terhadap benturan kepentingan belum dapat dijalankan dengan baik, dan belum adanya Peraturan yang memuat sanksi apabila perusahaan tidak memenuhi dapat memenuhi harapan dan hak para stakeholders.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Pengaruh Penerapan Prinsip-Prinsip GCG, PT.Perkebunan Nusantara XIII (Persero) Pontianak.
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:57226
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:13 Oct 2017 13:16
Last Modified:13 Oct 2017 13:16

Repository Staff Only: item control page