PERLINDUNGAN HUKUM DALAM JUAL BELI HARTA WARISAN MILIK BERSAMA ANAK DI BAWAH UMUR YANG BERUPA HAK ATAS TANAH

Hestining Kandu , Wiji Lestari (2015) PERLINDUNGAN HUKUM DALAM JUAL BELI HARTA WARISAN MILIK BERSAMA ANAK DI BAWAH UMUR YANG BERUPA HAK ATAS TANAH. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Accepted Version
37Kb

Abstract

Dalam pelaksanaan jual beli tanah bersertipikat milik bersama anak di bawah umur harus memperoleh ijin dari pengadilan. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 309 dan Pasal 393 KUH Perdata, yaitu untuk melindungi kepentingan anak tersebut. Namun di beberapa daerah ada pula yang tidak mensyaratkan adanya penetapan pengadilan tersebut, sepanjang penjualan tersebut dilakukan untuk kepentingan anak yang bersangkutan. Perbedaan pemberlakukan atas ketentuan tersebut tergantung pada kebijakan Kepala Kantor Pertanahan setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, yaitu pendekatan terhadap suatu permasalahan dengan cara melihat dari segi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan kenyataan yang terjadi di lapangan. Penelitian ini didukung dengan pedoman wawancara dari para narasumber, dan data sekunder yang diperoleh dari buku-buku, peraturan perundang-undangan tentang pewarisan, perwalian anak, dan pendaftaran tanah serta dokumen lainnya yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa : 1) sebelum dilakukannya jual beli atas harta warisan yang berupa hak atas tanah, maka terlebih dahulu dilakukan pendaftaran peralihan hak karena pewarisan. Hal ini diwajibkan dalam rangka memberi perlindungan kepada para ahli waris dan demi ketertiban tata usaha pendaftaran tanah, agar data yang tersimpan dan disajikan selalu menunjukkan keadaan yang mutakhir. Selain itu juga memberikan perlindungan kepada pihak pembeli bahwa objek yang dijual belikan tersebut benar-benar sah milik para ahli waris yang bersangkutan, sehingga akan terlindungi terhadap gugatan dari pihak-pihak yang merasa ikut memiliki dan/atau menguasai tanah tersebut. 2). Prasyarat adanya Penetapan Pengadilan dalam proses jual beli harta warisan milik bersama anak di bawah umur yang berupa hak atas tanah, belum dapat melindungi kepentingan anak secara menyeluruh karena tidak adanya pengawasan lebih lanjut dalam penggunakan dana hasil penjualan harta warisan tersebut.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:jual beli harta warisan
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:57204
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:13 Oct 2017 11:00
Last Modified:13 Oct 2017 11:00

Repository Staff Only: item control page