PELAKSANAAN PERJANJIAN PEMBIAYAAN KONSUMEN DI PT BUSSAN AUTO FINANCE (BAF) CABANG SEMARANG

SUSANTI , BUDIONO (2012) PELAKSANAAN PERJANJIAN PEMBIAYAAN KONSUMEN DI PT BUSSAN AUTO FINANCE (BAF) CABANG SEMARANG. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
66Kb

Abstract

Fasilitas yang diadakan oleh perusahaan pembiayaan sangat meringankan konsumen yang kekurangan modal untuk membeli alat pendukung usaha, maka lembaga pembiayaan konsumen menjadi alternatif. sebagai lembaga pembiayaan dalam sistem kerjanya akan menghubungkan kepentingan dari tiga pihak, yaitu debitur, keditur, dan Supplier. serta pembiayaan barang-barang kendaraan bermotor. Kegiatan pembiayaan dilakukan melalui sistem pemberian kredit yang pembayarannya dilakukan secara angsuran atau berkala oleh konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian pembiayaan konsumen di PT Bussan Auto Finance ( BAF ) Cabang Semarang serta dokumen apa yang dibutuhkan, dan untuk mengetahui hambatan yang timbul dalam perjanjian pembiayaan konsumen di PT Bussan Auto Finance (BAF) Cabang Semarang dan cara penyelesaiannya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris dengan spesifikasi penguraian secara deskriptif analisis serta metode analisa data secara kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui penelitian lapangan dan studi kepustakaan dengan alat pengumpul data berupa wawancara. Hasil dari penelitian menujukan bahwa prosedur pembentukan perjanjian pembiayaan konsumen yang menyangkut pihak kreditur, ldebitur dan supplier, secara garis besar dimulai dari tahap negosiasi, pengajuan permohonan, tahap pra riset (analisis Kredit), tahap pembuatan perjanjian. Kemudian perjanjian ditandatangani berlaku dan mengikat kedua belah pihak, dokumen yang menyertai dalam perjanjian pembiayaan konsumen yaitu perjanjian pemberian jaminan fidusia, surat kuasa pembebanan jaminan fidusia, surat kuasa penarikan dan asuransi kendaraan, perubahan perjanjian pembiayaan konsumen tentang biaya tagihan. Hambatan dalam perjanjian pembiayaan konsumen yang sering terjadi yaitu wanprestasi dan risiko serta upaya penyelesaian dapat dilakukan dengan cara penanganan non litigasi dan penangan litigasi.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:perjanjian, pembiayaan konsumen
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:56773
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:04 Oct 2017 16:09
Last Modified:04 Oct 2017 16:09

Repository Staff Only: item control page