PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ITSBAT NIKAH DALAM NIKAH SIRRI BERDASARKAN KOMPILASI HUKUM ISLAM

NUR AZMY , MEGAWATI (2012) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ITSBAT NIKAH DALAM NIKAH SIRRI BERDASARKAN KOMPILASI HUKUM ISLAM. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
47Kb

Abstract

Perkawinan merupakan suatu ikatan lahir batin antara laki-laki dan perempuan yang terinstitusi dalam satu lembaga yang kokoh, dan diakui baik secara agama maupun secara hukum. Al Qur’an secara normatif banyak menganjurkan manusia untuk hidup berpasang-pasangan yang bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang bahagia dan tentram. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui perlu dilakukan itsbat nikah bagi pernikahan sirri dan mengetahui proses pengajuan itsbat nikah di Pengadilan Agama dari pernikahan sirri. Untuk mengetahui kendala-kendala yg terjadi dalam proses itsbat nikah dan mengetahui bagaimana solusinya. Dalam penelitian tesis ini penulis menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, yaitu sebagai usaha mendekati masalah yang diteliti dengan sifat hukum yang nyata atau sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pernikahan sirri yaitu perkawinan yang hanya dilakukan menurut hukum agama Islam tanpa dilakukan pencatatan perkawinan oleh Pegawai Pencatat Nikah sehingga tidak bisa dibuktikan dengan akta nikah, dan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 perkawinan ini tidak mempunyai kekuatan hukum karena tidak memenuhi Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974. Sehingga apabila terdapat perselisihan antara suami isteri, perceraiannya dilakukan secara hukum Islam, namun hal yang demikian tidak memberikan perlindungan hukum bagi pihak perempuan (isteri). Karena pernikahan sirri tidak dicatatkan, dapat ditempuh dengan jalan mengajukan itsbat nikah ke Pengadilan Agama dalam rangka penyelesaian perceraiannya. Untuk memberikan perlindungan hukum terhadap pernikahan sirri, maka harus dilakukan itsbat nikah ke Pengadilan Agama. Hal ini sesuai dengan isi Pasal 7 Inpres Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam. Maka adanya pengajuan itsbat nikah terhadap pernikahan sirri merupakan tindakan hukum yang tepat untuk mendapatkan pengakuan secara yuridis terhadap hak waris anak dan isteri dari hasil pernikahan sirri, sehingga kedudukannya menjadi kuat dan jelas dihadapan hukum.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Perlindungan hukum, itsbat nikah, nikah sirri, Kompilasi Hukum Islam
Subjects:K Law > K Law (General)
L Education > L Education (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Notary
ID Code:56687
Deposited By:Magister Kenotariatan
Deposited On:03 Oct 2017 15:30
Last Modified:03 Oct 2017 15:30

Repository Staff Only: item control page