Semarang Science Centre

Rahma, Ivani Rahma and Pandelaki , Endrianto Pandelaki and Noor Prabowo , Bintang Noor Prabowo (2017) Semarang Science Centre. Undergraduate thesis, universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
797Kb
[img]
Preview
PDF
568Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

2824Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

626Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

2395Kb
[img]
Preview
PDF
636Kb
[img]
Preview
PDF
359Kb
[img]
Preview
PDF
277Kb

Abstract

Perkembangan dunia ilmu pengetahuan dan tekhnologi semakin cepat setiap waktu dan akan terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman,begitu pula dengan pola pikir masyarakat Indonesia akan terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Upaya yang dilakukan untuk mengembangkan pola pikir masyarakat adalah dengan cara pembangunan sarana dan prasarana pendidikan baik secara formal maupun informal. Menurut Hasta Luskito (2016), Untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sadar iptek/melek iptek, pengembangan Science Center, baik oleh pemerintah maupun swasta, merupakan strategi yang jitu dalam memajukan pembangunan iptek di Indonesia serta mendorong generasi muda untuk cinta iptek. Salah satu Kota di Jawa Tengah yang saat ini sedang berkembang adalah Kota Semarang. , Kota Semarang mempunyai jumlah penduduk sekitar 1,5 juta Jiwa .Dengan bertambahnya jumlah penduduk maka bertambah pula tempat atau wadah yang di dalamnya terdapat fasilitas untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Kota Semarang merupakan pusat pendidikan di Jawa tengah di Jawa Tengah, hal ini didukung dengan semakin meningkatnya fasilitas pendidikan dari sekolah dasar smpai SMA dan perguruan Tinggi. Jumlah sekolah dan jumlah pelajar dari tahun ke tahun juga meningkat. Selain pusat pendidikan di Jawa Tengah , salah satu fungsi Kota Semarang adalah sebagai Kota Pariwisata dengan skala local maupun regional dan juga mempunyai daya tarik wisata terbanyak di Jawa Tengah. . Di kota Semarang terdapat 21 obyek wisata , namun obyek wisata yang bersifat edukatif sangat minim yaitu hanya museum, dan Puri Maerokoco. Di Semarang belum terdapat fasilitas wisata edukasi seperti Science Center, untuk menunjang pembelajaran di sekolah dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi generasi Muda. Sehingga dibutuhkan fasilitas pendidikan informal berupa Science Center yang dapat mengakomodasi masyarakat Kota Semarang untuk mempermudah pelajar,mahasiswa dan masyarakat umum dalam menerapkan dan mempraktikan langsung alat – alat peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang sudah diajarkan di sekolah dalam bentuk rekreasi edukatif, yaitu bermain sambil belajar.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:56671
Deposited By:arsitek Agus Pramono arsitek
Deposited On:03 Oct 2017 13:28
Last Modified:03 Oct 2017 13:28

Repository Staff Only: item control page