Analisis Struktur Komunitas Foraminifera Resen di Muara Sungai Wulan Lama Delta Wulan, Demak, Jawa Tengah

Tiara, Mei Dey and Kurniasih, Anis and Winarno, Tri (2017) Analisis Struktur Komunitas Foraminifera Resen di Muara Sungai Wulan Lama Delta Wulan, Demak, Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Faculty of Engineering.

[img]
Preview
PDF (Mei Dey Tiara_21100113120003_2017_JUDUL)
370Kb
[img]
Preview
PDF (Mei Dey Tiara_21100113120003_2017_BAB I)
33Kb
[img]PDF (Mei Dey Tiara_21100113120003_2017_BAB II)
Restricted to Registered users only

1382Kb
[img]PDF (Mei Dey Tiara_21100113120003_2017_BAB III)
Restricted to Registered users only

244Kb
[img]PDF (Mei Dey Tiara_21100113120003_2017_BAB IV)
Restricted to Registered users only

2346Kb
[img]PDF (Mei Dey Tiara_21100113120003_2017_BAB V)
Restricted to Registered users only

69Kb
[img]
Preview
PDF (Mei Dey Tiara_21100113120003_2017_DAFTAR PUSTAKA)
218Kb
[img]PDF (Mei Dey Tiara_21100113120003_2017_LAMPIRAN)
Restricted to Registered users only

1222Kb

Abstract

Delta Wulan merupakan delta aktif yang memiliki suplai sedimen yang tinggi. Suplai ini berpengaruh terhadap proses pengendapan sedimen yang terjadi secara terus-menerus dan berdampak terhadap kondisi perairannya. Terganggunya kondisi perairan akan membuat ekologi yang hidup pada daerah tersebut juga terganggu. Mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang mempunyai banyak sumberdaya, maka dibutuhkan perhatian lebih terhadap ekologi perairan laut tersebut dengan melakukan analisis terhadap organismenya, yaitu foraminifera yang merupakan organisme dengan kelimpahan besar dan sangat peka terhadap kondisi lingkungan. Maksud dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh sedimentasi terhadap ekologi melalui analisis struktur komunitas foraminifera di Muara Sungai Wulan Lama Delta Wulan, Demak, Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan dalam 5 tahap yaitu tahap persiapan, survei pendahuluan, tahap pengambilan data, dan tahap pelaporan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif secara rinci pada foraminifera serta analisis struktur komunitas dari 3 sampel core yaitu TD-03 (lagoon), MB-01 (muara sungai), dan TD-04 (longshore bar). Berdasarkan hasil korelasi lithostratigrafi, lokasi penelitian terdiri dari 3 endapan yaitu endapan A dengan material penyusun lempung-pasir sangat halus, endapan B dengan material penyusun pasir sangat halus-pasir sedang, dan endapan C dengan material penyusun pasir sedang-pasir sangat kasar. Dari sampel core diambil 12 sampel ayakan untuk analisis foraminifera. Foraminifera yang ditemukan berjumlah 3510 individu cangkang yang tersusun atas 14 spesies foraminifera plangtonik dan 22 spesies foraminifera bentonik. Berdasarkan hasil analisis struktur komunitas, kondisi ekologi seluruh daerah penelitian stabil dengan nilai indeks dominansi (C) 0-0,5, keanekaragaman (H’) 1<H’<3, dan keseragaman (E) 0,4<E<1, kecuali pada sampel MB-01 D yang memiliki nilai C=1, H’=0, dan E=1. Dari hasil ini, diinterpretasikan proses sedimentasi berpengaruh terhadap ekologi foraminifera seperti yang terjadi pada endapan A yang didominasi oleh endapan dari darat yang membuat terjadinya ekologi foraminifera terganggu seperti terlihat pada sampel MB-01 D serta morfologi lagoon yang tertutup membuat proses sedimentasi dari laut terhambat sehingga terjadinya penurunan kualitas ekologi. Kata kunci: Foraminifera, Struktur Komunitas, Ekologi, Sedimentasi, Delta Wulan

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > QE Geology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
ID Code:56638
Deposited By:Ms Jenian Marin Geologi
Deposited On:03 Oct 2017 09:51
Last Modified:03 Oct 2017 09:51

Repository Staff Only: item control page