Penentuan Tingkat Kerentanan Airtanah Terhadap Pencemaran dengan Menggunakan Metode AVI (Aquifer Vulnerability Index) dan GOD (Groundwater Occurrence, Overall Lithology Of Aquiperm, Depth To Groundwater Table) pada Cekungan Airtanah (CAT) Karanganyar - Boyolali, Provinsi Jawa Tengah

Mulyani, Kurnia Dewi and Putranto, Thomas Triadi and Widiarso, Dian Agus (2017) Penentuan Tingkat Kerentanan Airtanah Terhadap Pencemaran dengan Menggunakan Metode AVI (Aquifer Vulnerability Index) dan GOD (Groundwater Occurrence, Overall Lithology Of Aquiperm, Depth To Groundwater Table) pada Cekungan Airtanah (CAT) Karanganyar - Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Faculty of Engineering.

[img]
Preview
PDF (Kurnia Dewi Mulyani_21100113120021_2017_JUDUL)
913Kb
[img]PDF (Kurnia Dewi Mulyani_21100113120021_2017_BAB I)
Restricted to Repository staff only

480Kb
[img]PDF (Kurnia Dewi Mulyani_21100113120021_2017_BAB II)
Restricted to Repository staff only

1557Kb
[img]PDF (Kurnia Dewi Mulyani_21100113120021_2017_BAB III)
Restricted to Repository staff only

40Kb
[img]PDF (Kurnia Dewi Mulyani_21100113120021_2017_BAB IV)
Restricted to Repository staff only

6Mb
[img]PDF (Kurnia Dewi Mulyani_21100113120021_2017_BAB V)
Restricted to Repository staff only

27Kb
[img]PDF (Kurnia Dewi Mulyani_21100113120021_2017_DAFTAR PUSTAKA)
Restricted to Repository staff only

118Kb
[img]PDF (Kurnia Dewi Mulyani_21100113120021_2017_LAMPIRAN)
Restricted to Repository staff only

1708Kb

Abstract

Cekungan airtanah Karanganyar - Boyolali mencakup 7 kabupaten dan 1 kota dengan jumlah penduduk sekitar 6.194.870 jiwa dan jumlah industri sekitar 80.386 unit. Jumlah penduduk dan industri yang semakin berkembang dapat menyebabkan penurunan kualitas airtanah. Oleh karena itu, upaya perlindungan airtanah di masa depan perlu dilakukan, salah satunya dengan pemetaan kerentanan airtanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui persebaran tingkat kerentanan airtanah terhadap pencemaran pada cekungan airtanah Karanganyar – Boyolali, sehingga dapat meminimalisir dampak pencemaran. Metode yang digunakan berupa metode AVI dan GOD. Data yang digunakan berupa data primer pengukuran kedalaman muka airtanah dangkal sebanyak 138 titik dan data sekunder berupa data sumur bor sebanyak 28 titik dan geolistrik sebanyak 22 titik, serta nilai konduktivitas hidrolik. Hasil penelitian diperoleh kondisi geologi bawah permukaan tersusun dari batupasir, breksi, batulempung pasiran, batulempung tufa, lava. Kondisi hidrogeologi menunjukkan pola aliran airtanah dari daerah tinggian Gunung Merapi, Merbabu, Lawu menuju daerah dataran pada tengah daerah penelitian dan tersusun dari unit hidrostratigrafi berupa akuifer, akuifug, akuiklud, akuitar. Daerah yang berhubungan dengan kondisi geologi batulempung mempunyai kerentanan rendah sedangkan yang tersusun atas batupasir mempunyai kerentanan tinggi. Tingkat kerentanan metode AVI meliputi kerentanan sangat rendah, rendah, menengah, tinggi dan sangat tinggi, persebaran kerentanan tinggi pada barat dan timur dan kerentanan sangat tinggi pada tengah daerah penelitian sedangkan metode GOD menghasilkan 4 tingkat kerentanan meliputi tingkat kerentanan sangat rendah, rendah, menengah dan tinggi, persebaran kerentanan tinggi pada tengah daerah penelitian, sedangkan kerentanan rendah tersebar pada bagian barat dan timur daerah penelitian. Kata kunci: Cekungan Airtanah Karanganyar - Boyolali, kerentanan airtanah, metode AVI, metode GOD.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > QE Geology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
ID Code:56594
Deposited By:Ms Jenian Marin Geologi
Deposited On:02 Oct 2017 14:47
Last Modified:02 Oct 2017 14:47

Repository Staff Only: item control page