Aplikasi Silika dan Naphtalene Acetic Acid terhadap Pertumbuhan Anggrek Bulan (Phalaenopsis Amabilis L.) pada Tahap Aklimatisas

NIKMAH, Ziadatul Choerun and SLAMET, Widyati and KRISTANTO, Budi Adi (2017) Aplikasi Silika dan Naphtalene Acetic Acid terhadap Pertumbuhan Anggrek Bulan (Phalaenopsis Amabilis L.) pada Tahap Aklimatisas. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
43Kb
[img]
Preview
PDF
40Kb
[img]
Preview
PDF
136Kb
[img]
Preview
PDF
94Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

217Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

528Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

844Kb

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian silika dan beberapa konsentrasi NAA terhadap pertumbuhan anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis L.) pada tahap aklimatisasi. Penelitian dilakukan di Rumah Paranet Kampung Muteran Pudak Payung, Banyumanik, Semarang dan Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro dari bulan Januari hingga April 2017. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan pola faktorial 4 x 2. Faktor pertama adalah pemberian silika (tanpa silika dan dengan silika) dan faktor kedua adalah konsentrasi NAA (0, 50, 100, dan 150 ppm). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diamati yaitu persentase hidup tanaman (%), jumlah daun (helai), lebar daun (cm), panjang daun (cm), jumlah akar (akar), panjang akar (cm), dan bobot segar tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh interaksi pemberian silika dan konsentrasi NAA yang berbeda (0, 50, 100, dan 150 ppm) terhadap persentase hidup, jumlah, lebar, dan panjang daun, jumlah dan panjang akar, serta bobot segar tanaman anggrek bulan pada tahap aklimatisasi. Aplikasi silika memberikan pengaruh nyata meningkatkan bobot segar tanaman dengan hasil lebih tinggi daripada tanpa silika sebesar 0,10 g dan tidak berpengaruh terhadap persentase hidup tanaman, jumlah, lebar, dan panjang daun, jumlah dan panjang akar. Aplikasi konsentrasi NAA 50 ppm berpengaruh nyata menurunkan bobot segar tanaman. Konsentrasi NAA 100 ppm berpengaruh nyata menurunkan persentase hidup tanaman. Konsentrasi NAA 150 ppm berpengaruh nyata menurunkan panjang daun. Aplikasi NAA tidak berpengaruh terhadap jumlah daun, lebar daun dan jumlah akar. Kesimpulan penelitian ini adalah aplikasi silika dan konsentrasi NAA tidak menyebabkan perbedaan persentase hidup, pertumbuhan jumlah, panjang dan lebar daun, jumlah dan panjang akar serta bobot segar tanaman. Aplikasi silika hanya meningkatkan bobot segar tanaman. Aplikasi NAA dengan konsentrasi 50, 100, dan 150 ppm tidak meningkatkan semua parameter pengamatan anggrek bulan pada tahap aklimatisasi. v

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology
ID Code:56514
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:29 Sep 2017 14:25
Last Modified:29 Sep 2017 14:25

Repository Staff Only: item control page