Pemetaan Konsentrasi Total Suspended Particulate (TSP) dan Analisis Risiko Terhadap Pernafasan Pekerja di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Studi Kasus: TPA Jatibarang Semarang

Lestari, Tiara Fuji (2017) Pemetaan Konsentrasi Total Suspended Particulate (TSP) dan Analisis Risiko Terhadap Pernafasan Pekerja di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Studi Kasus: TPA Jatibarang Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
14Kb

Abstract

Aktivitas pengangkutan sampah dan alat berat di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Jatibarang Semarang berpotensi menghasilkan pencemaran udara terutama debu atau Total Suspended Particulate (TSP) dan apabila terhirup oleh manusia dapat menimbulkan penyakit. Pengukuran TSP dianalisis untuk mengetahui besarnya konsentrasi pencemar yang selanjutnya digunakan untuk analisis sebaran dan analisis risiko, serta untuk mengetahui hubungan konsentrasi TSP dengan faktor meteorologi dan aktivitas kendaraan TPA. Alat yang digunakan dalam pengambilan sampel TSP adalah Dust Sampler. Penelitian ini dilakukan pada 5 titik sampling pada tiga waktu yang berbeda yaitu pagi, siang, dan sore hari agar data yang dihasilkan representatif. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh konsentrasi TSP sebesar 263,77 μg/Nm3 pada titik 4 pengukuran siang hari. Konsentrasi TSP yang dihasilkan melebihi baku mutu udara ambien nasional sebesar 230 μg/Nm3. Sedangkan untuk analisis statistik, uji korelasi untuk variabel kecepatan angin memiliki hubungan yang kuat karena signifikasi < 0,05. Setelah didapatkan konsentrasi TSP, langkah selanjutnya yaitu membuat peta sebaran konsentrasi TSP dengan menggunakan software Surfer 8.0. Dari hasil pemetaan didapatkan kesimpulan semakin gelap warna, maka semakin tinggi konsentrasi TSP. Untuk analisis risiko berdasarkan hasil penelitian bahwa tingkat risiko non karsinogenik pada saat penelitian sebesar 0,0024 - 0,0089 sehingga dari keseluruhan kurang dari 1 (< 1) maka tidak berisiko terhadap pernafasan pemulung. Sedangkan untuk tingkat risiko karsinogenik pada saat penelitian didapatkan nilai ECR antara 2 x 10-4 sampai 2,8 x 10-3. Angka ECR pada hasil penelitian ini lebih tinggi daripada nilai ambang batas yang diperbolehkan yaitu 10-4, sehingga seluruh responden pemulung berisiko terkena kanker. Kata kunci: TPA, TSP, faktor meteorologi, pemetaan sebaran, analisis risiko

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
ID Code:56390
Deposited By:Ms teknik lingkungan
Deposited On:13 Oct 2017 14:39
Last Modified:13 Oct 2017 14:39

Repository Staff Only: item control page