HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI DAN FAKTOR PEMUNGKIN DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN DI DAERAH URBAN DAN RURAL KOTA SEMARANG TAHUN 2003 (STUDI KASUS DI PUSKESMAS PANDANARAN DAN PUSKESMAS ROWOSARI)

KHAIR, RAJ. KIFAYATUL (2003) HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI DAN FAKTOR PEMUNGKIN DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN DI DAERAH URBAN DAN RURAL KOTA SEMARANG TAHUN 2003 (STUDI KASUS DI PUSKESMAS PANDANARAN DAN PUSKESMAS ROWOSARI). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
15Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Kematian ibu jarena kehamilan dan persalinan sangat erat kaitannya dengan penolong persalinan. Kenyataan bahwa di Indonesia pada tahun 1991, 70-80 % persalinan ditolong oleh dukun dan ini adalah bayangan apa yang terjadi di kota yang ada dokter dan paramedisnya. Lain halnya dengan di desa yang terpencil dimana tidak ada dokter dan paramedisnya. Beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku kesehatan, menurut Green (1980) yaitu <i>Predisposing Factor</i> (Faktor Predisposisi) dan <i>Enabling Factor</i> (Faktor Pemungkin) yang diantaranya adalah pendidikan, pekerjaan, pendapatan, budaya, ketersediaan pelayanan kesehatan, jarak rumah dengan pelayanan kesehatan, ketersediaan sarana transportasi, waktu tempuh dan biaya persalinan. Tuuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi dan faktor pemungkin dengan pemilihan penolong persalinan di daerah urban (Puskesmas Pandanaran) dan rural (Puskesmas Rowosari). Jenis penelitian adalah <i>explanatory research</i> dengan rancangan penelitian <i> cross sectional</i>. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai bayi sebanyak 1102 orang. Sampel diambil secara <i>simple random sampling</i> sebanyak 93 responden. Uji statistik yang digunakan adalah chi Square dengan keeratan hubungan Koefisien Kontingensi dan taraf signifikansi 95 % diperoleh kesimpulan yaitu di daerah urban terdapat hubungan antara pendidikan (p value=0,0001, C= 0,499) dan budaya (p value= 0,004, C= 0,407) dengan pemilihan penolong persalinan namun tidak ada hubungan antara pekerjaan, pendapatan, jarak rumah dengan pelayanan kesehatan, ketersediaan sarana transportasi, watu tempuh dn biaya persalinan. Di daerah rural ada hubungan antara pendidikan(p value= 0,0001, C= 0,397), pekerjaan (p value= 0,008, C= 0,432). pendapatan (p value= 0,006, C=0,472), budaya (p value= 0,003, C= 0,466), jarak rumah dengan pelayanan kesehatan (p value= 0,020, C= 0,385), ketersediaan sarana transportasi (p value= 0,012, C= 0,426), waktu tempuh (p value= 0,039, C= 0,354) dan biaya persalinan (p value= 0,003, C= 0,463) dengan pemilihan penolong persalinan. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi petugas kesehatan untuk melakukan penyuluhan tentang pentingnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan. Kata Kunci: Variabel demografi, ketersediaan sarana pelayanan kesehatan, urban, rural, penolong persalinan THE CORRELATIONS BETWEEN PREDISPOSING FACTOR AND ENABLING FACTOR TO DELIVERY AID CHOOSING IN URBAN AND RURAL AREA IN SEMARANG YEAR 2003 (CASE STUDY IN PUSKESMAS PANDANARAN AND PUSKESMAS ROWOSARI) Maternal mortality since pregnancy and delivery is related in delivery aid choosing. Fact that in Indonesia in the year 1991, 70-80 % delivery is helped by traditional birth attendant and this is the shadow what is going on in the urban area which there are doctor and paramedics. There are some factors influencing health behaviour, according to Green (1980) those are Predisposing Factors and Enabling Factors such as education, occupation, family income, culture, health service availability, distance from the house to health service, transportation availability, time go through and delivery cost. This observation is aimed to know the correlations between predisposing factor and enabling factor in delivery aid choosing in urban (Puskesmas Pandanaran) and rural area (Puskesmas Rowosari)</i>. </i>The type of this study is explanatory research through cross sectional study. The poppulation is mothers who have baby those are 1102 persons. Sample is taken according to simple random sampling 93 respondents</i>. <i>This study used Chi Square statistic test with the assosiation significance measure by "Contingensi Coefisien" with level significance 95 % this research obtained some conclusion those are in the urban area there is significance correlation between mother education (p value= 0,019, C= 0,499), and culture (p value= 0,004, C= 0,407) in delivery aid choosing. Meanwhile, there is no correlations among occupation, family income, distance from the house to health service, transportation avalability, time go through and cost in delivery aid choosing. In rural area there is significance correlations among mother education (p value= 0,0001, C= 0,397), occpation (p value= 0,008, C= 0,432), family income (p value= 0,006, C= 0,472), culture (p value= 0,003, C= 0,466), distance from the house to health service (p value= 0,020, C= 0,385), transportation availability (p value= 0,012, C= 0,426), time go through (p value= 0,039, C= 0,354) and cost (p value= 0,003, C= 0,463) in delivery aid choosing. Based on the study it is suggested for health practitioners to enhance the knowledge of poppulation about the importance of choosing paramedict delivery aid</i>. Keyword: demography variable, health service accesibility, urban, rural, delivery aid choosing

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:5617
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:26 Jan 2010 14:26
Last Modified:26 Jan 2010 14:26

Repository Staff Only: item control page