Pengaruh Penggunaan Ampas Kecap Kering Dalam Ransum Terhadap Kadar Kimia Kuning Telur Itik Mojosari

JAYANTI, Ridha Dewi and MAHFUDZ, Luthfi Djauhari and KISMIATI, Sri (2017) Pengaruh Penggunaan Ampas Kecap Kering Dalam Ransum Terhadap Kadar Kimia Kuning Telur Itik Mojosari. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
792Kb
[img]
Preview
PDF
83Kb
[img]
Preview
PDF
169Kb
[img]
Preview
PDF
274Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

164Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

478Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1496Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan ampas kecap kering dalam ransum terhadap kadar protein, lemak dan kalsium kuning telur itik Mojosari. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 November 2016 sampai 28 Januari 2017 di Kandang Penelitian Undaris, Ungaran. Materi yang digunakan yaitu itik Mojosari (Anas javanica) berumur 28 minggu sebanyak 240 ekor itik betina dengan rata – rata bobot badan 1.385,0 ± 130,85 g (CV = 9,44%). Ampas kecap yang digunakan diperoleh dari limbah perusahaan kecap “Lele” di Pati. Ransum yang digunakan terdiri dari jagung kuning, bekatul, bungkil kedelai, tepung ikan, pollard, premix dan ampas kecap. Pemberian pakan dilakukan pada pagi dan sore hari, dan pemberian minum dilakukan secara ad libitum. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 6 kali ulangan. Setiap unit percobaan terdiri dari 10 ekor itik. Perlakuan meliputi : T0 = tanpa penggunaan ampas kecap, T1 = penggunaan ampas kecap 5%, T2 = penggunaan ampas kecap 7,5% dan T3 = penggunaan ampas kecap 10%. Parameter yang diamati adalah kadar protein, lemak, dan kalsium kuning telur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis ragam dengan uji F pada taraf 5% untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Apabila terdapat pengaruh perlakuan terhadap parameter dilanjutkan uji Duncan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ampas kecap dalam ransum berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar kalsium kuning telur, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar protein dan lemak kuning telur. Rata - rata kadar kalsium kuning telur adalah T0 = 0,122%, T1 = 0,125%, T2 = 0,107% dan T3 = 0,133%. Rata – rata kadar protein kuning telur adalah T0 = 10,32%, T1 = 10,03%, T2 = 10,02% dan T3 = 9,92%. Rata – rata kadar lemak kuning telur adalah T0 = 17,96%, T1 = 17,53%, T2 = 17,36% dan T3 = 17,17%. Simpulan dari penelitian ini adalah ampas kecap dapat digunakan sampai taraf 10% dalam ransum itik petelur pada periode awal produksi, tanpa menimbulkan efek negatif terhadap kadar protein, lemak dan kalsium kuning telur itik.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:56091
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:14 Sep 2017 14:50
Last Modified:14 Sep 2017 14:50

Repository Staff Only: item control page