ANALISIS DISTRIBUSI SPASIAL KEMATIAN BALITA DITINJAU DARI FAKTOR RISIKO KEMATIAN DI KABUPATEN DOMPU TAHUN 2015-2016

SYUKRI, Muhammad and Soejoenoes, Ariawan and Hadisaputro, Suharyo (2017) ANALISIS DISTRIBUSI SPASIAL KEMATIAN BALITA DITINJAU DARI FAKTOR RISIKO KEMATIAN DI KABUPATEN DOMPU TAHUN 2015-2016. Masters thesis, School of Postgraduate.

[img]
Preview
PDF
486Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1053Kb

Abstract

Latar Belakang: Kematian balita adalah kematian yang terjadi antara sesaat setelah lahir sampai belum berusia tepat lima tahun. AKABA di Kabupaten cenderung meningkat dari 6 per 1000 kelahiran hidup tahun 2013 menjadi 9 per 1000 kelahiran hidup tahun 2015. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan sebaran spasial kematian balita ditinjau dari faktor risiko, dan menjelaskan faktor risiko. Metode: Penelitian menggunakan desain case-control. Jumlah subjek sebanyak 74 responden yang terdiri atas 36 kasus dan 36 kontrol yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Kasus adalah balita lahir hidup cukup bulan usia <5 tahun yang meninggal bukan karena kecelakaan yang tercatat di dinas kesehatan. Kontrol adalah balita lahir hidup cukup bulan usia <5 tahun yang memiliki usia yang sama dengan kasus. Analisis data menggunakan analisis spasial dengan software ArcGIS 10.1, chi square dan regresi logistik. Hasil: Hasil analisis spasial menunjukkan daerah yang sangat rentan terhadap kematian balita usia <5 tahun berada di sebagian wilayah kerja Puskesmas Rasabou, Ranggo, dan Dompu Barat. Faktor risiko yang harus menjadi perhatian di daerah paling rentan yaitu tingkat pendidikan ibu yang rendah, BBLR, kejadian diare, dan tidak imunisasi. Hasil akhir analisis multivariat menunjukkan tingkat pendidikan ibu yang rendah (OR=4,6; 95% CI=1,115-19,201), BBLR (OR=10,261;95%CI=1,740-60,499), kejadian diare (OR=10,364;95%CI=1,547-69,438), dan tidak imunisasi (OR=9,544;95%CI=2,287-39,284) sebagai faktor risiko kematian balita usia <5 tahun. Probabilitas kematian jika secara bersama-sama terdapat 4 faktor risiko tersebut adalah 99,9%. Simpulan: Daerah yang sangat rentan terhadap kematian balita usia <5 tahun adalah wilayah kerja Puskesmas Rasabou, Ranggo, dan Dompu Barat. Faktor risiko yang berpengaruh terhadap kematian balita usia <5 tahun yaitu tingkat pendidikan ibu yang rendah, BBLR, kejadian diare, dan tidak imunisasi. Kata Kunci: Analisis Spasial, Faktor risiko, balita usia <5 tahun Background: Under-five mortality is a death occurred afterbirth to before five years old. Under-five mortality in Dompu Regency has tended to increase from 6 per 1000 live birth in 2013 to be 9 per 1000 live birth in 2015. The study aimed to explain the spatial distribution of under-five mortality based on risk factors, and to know the risk factors. Method: A case-control design was applied in the study. Seventy-two subjects were included, 36 cases and 36 control. The case was under-five mortality who died not because of accidents, and the control was children who have the same age with the case. Samples were collected using total sampling technique. Spatial analysis using software ArcGIS 10.1, chi square, and logistic regression was applied in the analysis. Results: Results of spatial analysis showed that severely vulnerable areas of under-five mortality were areas under the service of Puskesmas Rasabou, Ranggo, and Dompu Barat Primary Health Center. Risk factors should be concerned on those areas were low maternal education, low birth weight, diarrhea, and children without immunisation. Results of multivariat analysis showed low level of maternal education (OR=4,6;95% CI=1,115-19,201), low birth weight (OR=10,261;95%CI=1,740-60,499), diarrhea (OR=10,364;95%CI=1,547-69,438), and without immunization (OR=9,544;95%CI=2,287-39,284) as risk factors of under-five mortality. Probability of the occurrence of under-five mortality when all of those risk factors exist was 99,9%. Conclusion: The areas proven to be severely vulnerable of under-five mortality were areas under the service of Puskesmas Rasabou, Ranggo, and Dompu Barat Primary Health Center. The risk factors for under-five mortality were low level of maternal education, low birth weight, diarrhea, and children without immunization. This paper suggested that health care workers should prioritize the interventions on the areas under the service of Puskesmas Rasabou, Ranggo, and Dompu Barat Primary Health Center. Keywords: Spatial analysis, risk factors, under-five mortality

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Epidemiology
ID Code:56090
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:14 Sep 2017 14:44
Last Modified:14 Sep 2017 14:44

Repository Staff Only: item control page