Pengaruh Pemberian Tingkat Protein dalam Ransum dan Penambahan Lama Pencahayaan terhadap Bobot Potong, Persentase Karkas dan Non Karkas Burung Puyuh Jantan

KULSUM, Umi and MURYANI, Rina and SUNARTI, Dwi (2017) Pengaruh Pemberian Tingkat Protein dalam Ransum dan Penambahan Lama Pencahayaan terhadap Bobot Potong, Persentase Karkas dan Non Karkas Burung Puyuh Jantan. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
176Kb
[img]
Preview
PDF
152Kb
[img]
Preview
PDF
114Kb
[img]
Preview
PDF
168Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

168Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

473Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

946Kb

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi tingkat protein ransum dan lama penambahan pencahayaan terhadap bobot potong, persentase karkas dan non karkas burung puyuh jantan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 sampai dengan Januari 2017 di kandang, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Materi yang digunakan adalah 270 ekor puyuh jantan umur 4 minggu dengan bobot badan 80 ± 0,07 gram dan CV 0,01%. Bahan pakan yang digunakan terdiri atas jagung, bungkil kedelai, bekatul, CaCO3, premix, dan tepung ikan. Rancangan pecobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok pola petak terbagi dengan petak utama berupa lama penambahan pencahayaan C1 12 jam (18.00 – 06.00 WIB) C2 6 jam (18.00 – 00.00 WIB) dan C3 4 jam (18.00 – 22.00 WIB) sedangkan anak petaknya berupa tingkat protein dalam ransum P1 yaitu 18%, P2 20% dan P3 22%. Tiap kelompok diulang sebanyak 3 kali dan setiap petak terdiri 10 ekor. Parameter yang diamati yaitu bobot potong, persentase karkas dan non karkas. Data dianalisis ragam yang dilanjutkan dengan uji wilayah ganda duncan pada ketelitian 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara tingkat protein ransum dan lama penambahan pencahayaan terhadap bobot potong, persentase karkas dan non karkas. Tingkat protein berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase non karkas sedangkan lama penambahan pencahayaan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase karkas. Simpulan dari penelitian ini adalah tingkat protein sebesar 22% mampu menaikkan persentase non karkas sedangkan lama penambahan pencahayaan yang diberikan selama 4 jam mampu menaikkan persentase karkas burung puyuh jantan umur 8 minggu, tetapi keduanya tidak memiliki interaksi sehingga dalam pemeliharaan antara tingkat protein dan lama penambahan pencahayaan tidak harus dikombinasikan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:55980
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:13 Sep 2017 14:34
Last Modified:13 Sep 2017 14:34

Repository Staff Only: item control page