BEBERAPA FAKTOR RISIKO KEJADIAN FILARIASIS (Studi di Pulau Doang-Doangan Caddi Kabupaten Pangkep)

AZIM, La Ode Liaumin (2016) BEBERAPA FAKTOR RISIKO KEJADIAN FILARIASIS (Studi di Pulau Doang-Doangan Caddi Kabupaten Pangkep). Masters thesis, School of Postgraduate.

[img]
Preview
PDF
142Kb

Abstract

Latar Belakang : Filariasis menginfeksi 120 juta orang di daerah tropis dan daerah subtropis dengan sekitar 40 juta orang menjadi cacat dan lumpuh, serta 66% dari orang yang berisiko terkena penyakit ini tinggal di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan berbagai faktor lingkungan, sosial ekonomi dan perilaku yang merupakan faktor risiko terhadap kejadian filariasis. Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan kasus kontrol. Jumlah sampel 70 yang terdiri dari 35 kasus dan 35 kontrol. Variabel umum yang diteliti adalah faktor lingkungan, sosial ekonomi dan perilaku. Analisis data menggunakan chi square, Odds Ratio (OR) dan regresi logistik Hasil : Variabel yang terbukti sebagai faktor risiko terhadap kejadian filariasis adalah kebiasaan keluar rumah pada malam hari (p = 0,011; OR = 4,147; CI = 1,391-12,368), kebiasaan tidak menggunakan kelambu (p = 0,029; OR = 3,824; CI = 1,147-12,752) dan keberadaan breeding place di sekitar rumah (p = 0,029; OR = 3,404; CI = 1,134-10,218) Simpulan : probabilitas kejadian filariasis jika memiliki kebiasaan keluar rumah malam hari, memiliki kebiasaan tidak menggunakan kelambu saat tidur malam dan terdapat breeding place di sekitar rumah adalah sebesar 83%. Kata kunci : Filariasis, Nyamuk, Habitat Nyamuk, Kebiasaan Keluar Rumah Malam Hari, Penggunaan Kelambu Background: Filariasis has been reported to infect 120 millions of people living in both tropical and sub-tropical areas. Among these numbers, 40 millions live with paralysis and disability and 66% of them live in Southeast Asian region, including Indonesia. This study aimed to prove risk factors for the disease, i.e. environment, social, economy, and behavior. Method: This study applied an observational method with a case-control design. There were 70 samples under studied, divided into 35 case samples and 35 control samples. Variables to be examined were environmental, social, economic, and behavioral factors. The study analyzed the data with Chi Square, Odds Ratio (OR) and logistic regression. Results: The study found the following risk factors for filariasis: outdoor activities at night (p=0.011; OR=4.147; CI=1.391-12.398), mosquito net installation (p=0.029; OR=3.824; CI=1.147-12.752), breeding place nearby houses (p=0.029; OR=3.404; CI=1.134-10.218). Conclusion: The study obtained the filariasis incidence probability rate of 83% dealing with outdoor activities at night, misquito net installation, and breeding place. Keywords: Filariasis, Mosquito,Breeding Places, Outdoor Activities at Night, Mosquito Net Installation

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Epidemiology
ID Code:55978
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:13 Sep 2017 14:14
Last Modified:13 Sep 2017 14:14

Repository Staff Only: item control page