Pengaruh Indeks Bentuk Telur Terhadap Daya Tetas, Bobot Tetas dan Mortalitas Ayam Kedu Jengger Hitam dan Jengger Merah Generasi Pertama

MAHENDRA, Alfin and SUTOPO, Sutopo and SUPRIJATNA, Edjeng (2017) Pengaruh Indeks Bentuk Telur Terhadap Daya Tetas, Bobot Tetas dan Mortalitas Ayam Kedu Jengger Hitam dan Jengger Merah Generasi Pertama. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
264Kb
[img]
Preview
PDF
194Kb
[img]
Preview
PDF
208Kb
[img]
Preview
PDF
319Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

231Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

2898Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

3372Kb

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh indeks bentuk telur ayam Kedu Jenger Hitam (AKJH) dan ayam Kedu Jengger Merah (AKJM) generasi pertama terhadap daya tetas, bobot tetas dan bobot tetas. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – September 2016 di Satuan Kerja Ayam Kedu Maron, Temanggung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi untuk menentukan indeks bentuk telur ayam Kedu yang menghasilkan daya tetas, bobot tetas yang baik dan mortalitas yang rendah. Materi yang digunakan adalah telur sebanyak 172 dan 152 butir yang masing-masing dihasilkan dari 4 flock AKJH dan 4 flock AKJM dengan nisbah 1:4 -1:5. Alat yang digunakan adalah timbangan elektrik, jangka sorong,candler, mesin setter, mesin hatcher, pembungkus, kandang brooder, dan alat tulis. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap, yaitu persiapan meliputi persiapan alat dan bahan, menyiapkan flock dan menyeleksi induk sesuai bobot badan. Tahap pelaksanaan meliputi memelihara induk, mengumpulkan telur selama 7 hari, memasukkan telur ke mesin setter, memasukkan telur ke mesin hatcher dan melakukan candling pada hari ke-5 dan hari ke-18. Tahap analisis data meliputi menganalisis data yang diperoleh dengan Microsoft Excel berdasarkan metode t-Test Unequal Variance dan mortalitas menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks bentuk telur AKJH yang dibagi menjadi 3 kategori yaitu lonjong, oval dan bulat memiliki rataan masing-masing sebesar 69,96±0,44; 72,89±0,5; 78,38±0,89. Sementara indeks bentuk telur AKJM masing-masing rataan sebesar 67,09±0,55; 72,64±0,38; 77,24±0,59. Rataan daya tetas pada AKJH masing-masing sebesar 52,77; 85,26; 70,27. Rataan daya tetas pada AKJM masing-masing sebesar 63,02; 83,15; 79,79. Rataan bobot tetas pada AKJH masing-masing 29,75; 30,44; 30,45. Rataan bobot tetas masing-masing AKJM 29,58; 29,59; 28,94.Mortalitas pada AKJH sebesar 0 % dan AKJM sebesar 1,75. Indeks bentuk telur tidak berpengaruh nyata terhadap daya tetas, bobot tetas dan mortalitas baik pada AKJH maupun AKJM. Simpulan penelitian ini adalah indeks bentuk telur tidak mempengaruhi daya tetas, bobot tetas dan mortalitas Ayam Kedu Jengger Merah dan Ayam Kedu Jengger Hitam.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:55944
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:13 Sep 2017 09:39
Last Modified:13 Sep 2017 09:39

Repository Staff Only: item control page