Taman Wisata Bunga Krisan Bandungan

Ayu Lestari, Eka and Roesmanto, Totok and Suyono, Bambang (2017) Taman Wisata Bunga Krisan Bandungan. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
1030Kb
[img]
Preview
PDF
483Kb
[img]
Preview
PDF
363Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

694Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

4Mb
[img]
Preview
PDF
301Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1299Kb
[img]
Preview
PDF
663Kb
[img]
Preview
PDF
335Kb

Abstract

Pariwisata menjadi sektor perekonomian suatu wilayah pada era saat ini. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukan bahwa sektor pariwisata Kabupaten Semarang memberikan pendapatan sebesar empat milyar ruapiah. Dinas Pemuda, Olah Raga, dan Pariwisata (Disporpar) Kabupaten Semarang mendata bahwa obyek wisata dengan penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar adalah Obyek Wisata Candi Gedong Songo yang berlokasi di Kecamatan Bandungan. Kecamatan Bandungan merupakan Kecamatan dengan jumlah kunjungan wisatawan terbesar di Kabupaten Semarang. Jumlah wisatawan yang mendatangi Kecamatan Bandungan mengalami kenaikan yang cukup baik setiap tahunnya. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ini berakibat pada berkembangnya sektor pariwisata di Kecamatan Bandungan. Kecamatan Bandungan merupakan kawasan yang strategis untuk pembangunan area wisata karena kondisi alam sekitarnya yang masih asri, sejuk, dan alami. Terletak di kaki Gunung Ungaran, Kecamatan Bandungan memiliki udara yang sejuk yang mendukung pekembang biakan tanaman. Potensi perkebunan yang menjadi unggulan adalah produksi tanaman hias. Menururt data statistik Kecamatan Bandungan tahun 2015, produksi tanaman hias terbesar berada di Kecamatan Bandungan dengan produk unggulan yaitu bunga krisan. Masyarakat Kecamatan Bandungan menjadikan tanaman krisan sebagai sumber perekonomiian mereka. Hasil produksi kebun krisan tersebut berupa bunga potong yang di jual ke berbagai kota di Indonesia. Keberadaan perkebunan bunga krisan milik warga seiring waktu berkembang menjadi suatu destinasi wisata. Hal ini disebabkan karena antusiasme wisatawan dan perkembangan teknologi. Wisatawan yang datang ke kebun krisan dapat berwisata bunga dengan berfoto disekeliling kebun, selain itu wisatawan juga dapat belajar dan memperoleh informasi mengenai bunga krisan mulai dari proses penanaman hingga panen. Berkembangnya wisata perkebunan krisan tidak diimbangi dengan ketersediaan fasilitas di kawasan wisata. Permasalahan dan potensi perkebunan bunga krisan daoat dijadikan suatu usulan pengembangan obyek wisata baru di Bandungan. Diperlukannya sebuah Taman Wisata Bunga Krisan dengan obyek utama bangunan green house(sebagai sarana agrowisata) dan taman bunga yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang kegiatan. Fasilitas penunjang seperti restoran, toko souvenir, toko tanaman hias, area bermain anak. Taman Wisata Bunga Krisan direncanakan merupakan taman rekreasi alam dengan obyek utama wisata budidaya tamanan krisan.Taman wisata ini diharapkan dapat menjadi alternatif wisata di Kabupaten Semarang khususnya di Kecamatan Bandungan. Para wisatawan dapat mengeksplor ,menganggumi, dan belajar mengenal keindahan alam Bandungan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:55904
Deposited By:arsitek Agus Pramono arsitek
Deposited On:08 Sep 2017 09:44
Last Modified:08 Sep 2017 09:44

Repository Staff Only: item control page