PRAKTIK PEMBERIAN MP-ASI SEBAGAI FAKTOR RISIKO GROWTH FALTERING PADA ANAK USIA 7-24 BULAN

Chiornardes, Melissa Angela and Pratiwi, Rina (2017) PRAKTIK PEMBERIAN MP-ASI SEBAGAI FAKTOR RISIKO GROWTH FALTERING PADA ANAK USIA 7-24 BULAN. Undergraduate thesis, Faculty of Medicine.

[img]
Preview
PDF
701Kb
[img]
Preview
PDF
119Kb
[img]
Preview
PDF
390Kb
[img]
Preview
PDF
479Kb

Abstract

Latar Belakang : Growth faltering disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan energi dengan kebutuhan pertumbuhan. MP-ASI diberikan kepada anak usia 6-24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi yang terus meningkat selain ASI. Praktik pemberian MP-ASI harus memperhatikan usia pertama pemberian, konsistensi, jenis pembuatan dan frekuensi MP-ASI. Tujuan : Menganalisis praktik pemberian MP-ASI sebagai faktor risiko growth faltering pada bayi usia 7-24 bulan. Metode : Penelitian observasional analitik dengan desain kasus kontrol pada periode Maret – Mei 2016 di Puskesmas Halmahera dan Posyandu di wilayah kerjanya. Subjek kelompok kasus adalah 40 anak usia 7-24 bulan dengan growth faltering dan subjek kelompok kontrol adalah 40 anak usia 7-24 bulan dengan arah garis pertumbuhan N1 atau N2. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan metode wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-square dan uji multivariat. Hasil : Analisis Chi-square menunjukkan usia pertama pemberian MP-ASI dini atau terlambat (p=0,024) dan frekuensi pemberian MP-ASI yang kurang (p=0,045) memiliki hubungan bermakna dengan growth faltering pada anak 7-24 bulan. Konsistensi MP-ASI, jenis pembuatan MP-ASI, tingkat pendidikan ibu, pekerjaan ibu, sosial ekonomi, ISPA, diare, dan riwayat tidak ASI eksklusif tidak terdapat hubungan bermakna dengan growth faltering pada anak usia 7-24 bulan (p>0,05). Analisis multivariat menunjukkan usia pertama pemberian MP-ASI (OR 2,745; 95% CI 1,00-7,50), konsistensi MP-ASI (OR 5,380; 95% CI 1,57-18,48), dan frekuensi MP-ASI (OR 5,028; 95% CI 1,30-19,43) sebagai variabel yang paling berpengaruh terhadap growth faltering. Kesimpulan : Usia pertama MP-ASI dini atau terlambat, konsistensi MP-ASI yang kurang, dan frekuensi MP-ASI yang kurang merupakan faktor risiko growth faltering pada anak usia 7-24 bulan. Kata Kunci : praktik pemberian MP-ASI, growth faltering.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:55451
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:16 Aug 2017 10:53
Last Modified:16 Aug 2017 10:53

Repository Staff Only: item control page