KARAKTERISTIK IBU, PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERSEPSI SEBAGAI FAKTOR DISKRIMINAN UNTUK PREDIKSI PEMILIHAN TEMPAT PELAYAN KB DI KELURAHAN TINJOMOYO KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG TAHUN 2004 MOTHER CHARACTERISTICS, KNOWLEDGE, ATTITUDE AND PERCEPTION AS DISCRIMINANT FACTORS TO PREDICT THE SELECTION OF THE PLACE OF FAMILY PLANNING SERVICE IN TINJOMOYO VILLAGE, BANYUMANIK SUBDISTRICT, SEMARANG CITY, YEAR OF 2004

ARDIYANTI, FITRI (2004) KARAKTERISTIK IBU, PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERSEPSI SEBAGAI FAKTOR DISKRIMINAN UNTUK PREDIKSI PEMILIHAN TEMPAT PELAYAN KB DI KELURAHAN TINJOMOYO KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG TAHUN 2004 MOTHER CHARACTERISTICS, KNOWLEDGE, ATTITUDE AND PERCEPTION AS DISCRIMINANT FACTORS TO PREDICT THE SELECTION OF THE PLACE OF FAMILY PLANNING SERVICE IN TINJOMOYO VILLAGE, BANYUMANIK SUBDISTRICT, SEMARANG CITY, YEAR OF 2004. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
16Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Salah satu hal yang penting dan perlu diperhatikan di dalam ber-KB adalah menetukan tempat pelayanan KB. Di Kelurahan Tinjomoyo perbedaan jumlah akseptor yang ke pelayanan KB pemerintah dengan ke yang swasta cukup besar dibandingkan kelurahan yang lain, yaitu 1:5. Beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan tempat pelayanan KB antara lain karakteristik ibu (meliputi umur, jumlah anak, pendidikan dan pendapatan keluarga perbulan), pengetahuan, sikap dan persepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor yang dapat digunakan untuk memprediksi pemilihan tempat pelayanan KB di Kelurahan Tinjomoyo Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah PUS yang menjadi akseptor KB aktif yang tercatat pada bulan April 2004 di Kelurahan Tinjomoyo Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Penentuan besar sampel dengan menggunakan rumus untuk pengujian hipotesis dua rata-rata populasi diperoleh sampel sebanyak 54 untuk maing-masing responden yang memilih ke pelayanan KB pemerintah maupun swasta dengan pengambilan sampel secara acak sistematik. Uji statistik yang digunakan adalah analisis diskriminan. Hasil analisis diskriminan diperoleh kesimpulan variabel-variabel yang dapat digunakan untuk memprediksi pemilihan tempat pelayanan KB adalah pendapatan keluarga perbulan, pengetahuan, sikap dan persepsi, yang selanjutnya dapat digunakan untuk membentuk model persamaan pemilihan tempat pelayanan KB unstandardize yaitu –9,300+0,000001 pendapatan keluarga perbulan+0,258 pengetahuan+0,4465 sikap+0,181 persepsi, dan model persamaan pemilihan tempat pelayanan KB standardize yaitu 0,520 pendapatan keluarga perbulan+0,334 pengetahuan+0,519 sikap+0,329 persepsi. Dan dari hasil koefisien diskriminan pada model persamaan pemilihan tempat pelayanan KB standardize diketahui bahwa varibale yang paling berperan adalah pendapatan keluarga perbulan. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar pelayanan KB pemerintah dapat menyediakan pelayanan dengan mutu yang lebih baik, sedangkan pada pelayanan KB swasta diharapkan dapat menurunkan biaya One of the most important thing and need to be considered in implementing the family planning is to decide the place of family planning programme. In Tinjomoyo village the difference of acceptors who choose the place of goverment family planning service and the private family planning service is the most compared the other village, the count is 1:5. The selecting of the family planning location is influenced by some factors, such as : mother characteristics (include age, number of children, education and family monthly income), knowledge, attitude and perception. This research has a purpose to find some factors which can be used to predict the selection of the place of family planning service in Tinjomoyo village, Banyumanik subdistrict, Semarang city. The form of this research is an explanatory research with the cross sectional study. The population of the research are the acceptor active and has been noted on April 2004 in Tinjomoyo village, Banyumanik subdistrict, Semarang city. The deciding of the sample numbers by using the formula to examine the two population average hypotesis and it is found 54 samples for each respondent group which has choosen the govermental of private family planning service by taking the samples systematically random. Statistic examination which is used, is the discriminant analysis. From the discriminant analysis result it is found the variables which can be used to predict the selection of the place family planning service, those are : family monthly income, knowledge, attitude and perception, which are then used to found the similarity model of the place of family planning service unstandardize that is : -9,300+0,000001 of the family monthly income+0,258 of the knowledge+0,4465 of the attitude+0,181 of the perception, and similarity model of the place of family planning service standardize that is 0,520 of the family monthly income+0,334 of the knowledge+0,519 of the attitude+0,325 of the perception. And from the discriminant coeficiency of the standardize discriminant function it is found that the variable which has the most role, is the family monthly income. According to the result, suggest the goverment family planning service to give good service and to private famliy palnning service to hope for the decrease the cost. Kata Kunci: Faktor Diskriminan, Prediksi Pemilihan Tempat Pelayanan KB Discriminant factors, To predict the selection of the place family planning service

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:5485
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:26 Jan 2010 08:46
Last Modified:26 Jan 2010 08:46

Repository Staff Only: item control page