PENGARUH VITAMIN C DAN HIGHLY UNSATURATED FATTY ACIDS (HUFA) DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP TINGKAT KONSUMSI PAKAN DAN PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus)

Buana, Dianovia IA and Subandiyono, Subandiyono and Hastuti, Sri PENGARUH VITAMIN C DAN HIGHLY UNSATURATED FATTY ACIDS (HUFA) DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP TINGKAT KONSUMSI PAKAN DAN PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus). In: Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan ke-VI. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP, pp. 677-689. ISBN 2339-0883

[img]
Preview
PDF - Published Version
723Kb

Abstract

ABSTRAK Kakan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan budidaya ikan patin (Pangasius hypophthalmus). Peningkatan nilai nutrisi pakan buatan dapat dilakukan dengan penambahan vitamin C yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan imunitas tubuh, maupun melalui penambahan highly unsaturated fatty acids (HUFA) yang berfungsi sebagai sumber energi metabolik. Penambahan vitamin C maupun HUFA ke dalam pakan diharapkan dapat meningkatkan konsumsi pakan serta pertumbuhan ikan patin (P. hypophthalmus). Pengambilan data penelitian dilakukan selama 40 hari, dimulai dari tanggal 8 Juni hingga 17 Juli 2016. Penelitian dilakukan di Balai Benih Ikan (BBI) Siwarak, Ungaran, Semarang. Ikan uji yang digunakan adalah ikan patin (P. hypophthalmus). Kepadatan ikan uji yaitu 1 ekor/liter dengan volume air akuarium 30 liter, bobot tubuh rata-rata sebesar 4,30±0,04 g/ekor. Pemberian pakan secara at satiation dengan frekuensi pemberian pakan sebanyak 3 kali sehari yaitu pada pagi (07.00), siang (12.00) dan sore (17.00). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratoris, dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial ordo (2x2). Masing-masing faktor memiliki 2 taraf perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Faktor A adalah pakan uji dengan penambahan vitamin C sebesar 0 mg/kg pakan (A1) dan 100 mg/kg pakan (A2) sedangkan faktor B adalah pakan uji dengan penambahan HUFA sebesar 0 g/kg pakan (B1) dan 80 g/kg pakan (B2). Variabel yang diukur meliputi tingkat konsumsi pakan (TKP), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), protein efisiensi ratio (PER), laju pertumbuhan relatif (RGR), dan kelulushidupan (SR). Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan vitamin C maupun HUFA pada pakan buatan memberikan pengaruh yang berbeda (P<0,05) terhadap nilai TKP, EPP, PER, dan RGR namun memberikan pengaruh yang sama (P>0,05) terhadap nilai SR. Terdapat interaksi antara vitamin C maupun HUFA terhadap nilai TKP, namun pada nilai EPP, PER, RGR, SR tidak terdapat interaksi. Perlakuan A2B2 memberikan nilai tertinggi pada TKP (726,68±0,19), EPP (51,42±1,16), PER (1,66±0,04), RGR (7,24±0,16), dan SR (92,22±1,92). Kualitas air pada media pemeliharaan berada pada kisaran yang sesuai untuk budidaya ikan patin (P. hypophthalmus). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberian vitamin C dan HUFA dalam pakan buatan pada perlakuan A2B2 (vitamin C 100 mg/kg pakan dan HUFA 80 g/kg pakan) memberikan hasil tertinggi.

Item Type:Book Section
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:54829
Deposited By:Faik Kurohman
Deposited On:14 Jul 2017 19:43
Last Modified:22 Jul 2017 12:33

Repository Staff Only: item control page