EKTOPARASIT KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) DARI PERAIRAN DESA WONOSARI, KABUPATEN KENDAL

Fitriyanti, Suci and Desrina, Desrina and Haditomo, A.H. Condro (2017) EKTOPARASIT KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) DARI PERAIRAN DESA WONOSARI, KABUPATEN KENDAL. In: Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan ke-VI. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP, pp. 554-565. ISBN 2339-0883

[img]
Preview
PDF - Published Version
879Kb

Abstract

Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, Kendal merupakan salah satu desa yang warganya kebanyakan berprofesi sebagai nelayan dan juga pembudidaya kepiting bakau. Selama ini, untuk membudidayakan kepiting bakau biasanya para petambak menggunakan benih hasil tangkapan liar. Diduga, kepiting bakau hasil tangkapan tersebut sebelumnya sudah terinfestasi penyakit dan parasit yang mengakibatkan para pembudidaya setempat sering mengalami kegagalan panen. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui gejala klinis kepiting bakau yang terserang ektoparasit (2) jenis ektoparasit yang menyerang kepiting bakau dan (3) tingkat intensitas, prevalensi dan dominasi ektoparasit. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan data primer dan data sekunder.Data primer didapatkan dari pengamatan di Laboratorium dan data sekunder didapatkan dari hasil wawancara. Materi yang digunakan yaitu 100 ekor kepiting bakau yang di ambil secara acak dari perairan desa Wonosari, Kendal. Pengamatan ektoparasit dilakukan dengan mengambil smear pada organ target (karapaks, kaki renang, kaki jalan, capit dan insang) untuk selanjutnya diamati dibawah mikroskop. Ektoparasit yang ditemukan kemudian diidentifikasi berdasarkan buku Kabata (1985), Willam dan Jones (1994) dan Mcdermott et al. (2010). Hasil penelitian diperoleh bahwa 68 % sampeltelah terinfestasi ektoparasit. Jenis ektoparasit yang telah ditemukan adalah Octolasmisangulata, Octolasmis cor, larva cyprid Octolasmis, Vorticella sp., Carchesium sp., Epistylis sp., Zoothamnium sp., Acineta sp., Aspidisca sp., Nematoda., Vaginicolidae dan Platyhelminthes.Gejala klinis yang ditimbulkan pada S. serrata yang terinfestasi oleh ektoparasit adalah adanya struktur seperti kecambah (Octolasmis sp.) pada bagian insang, bagian insang berwarna hitam, terjadi kerusakan pada bagian karapaks dan munculnya serabut tipis seperti lumut yang berwarna coklat keabuan pada karapaks. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa ektoparasit Carchesium sp. mempunyai nilai Intensitas (159), prevalensi (60%) dan dominasi (71,1%) tertinggi. Sedangkan, nilai Intensitas (1), prevalensi (2%) dan dominasi (0,01%) terendah dimiliki Platyhelminthes.

Item Type:Book Section
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:54817
Deposited By:Faik Kurohman
Deposited On:14 Jul 2017 18:03
Last Modified:22 Jul 2017 11:40

Repository Staff Only: item control page