Analisis Geokimia Hidrokarbon dan Estimasi Perhitungan Volume Hidrokarbon pada Batuan Induk Aktif, Cekungan Jawa Timur Utara

Al Ghifari, Syahronidavi and Aribowo, Yoga and Setyawan, Reddy (2017) Analisis Geokimia Hidrokarbon dan Estimasi Perhitungan Volume Hidrokarbon pada Batuan Induk Aktif, Cekungan Jawa Timur Utara. Undergraduate thesis, Faculty of Engineering.

[img]
Preview
PDF (Syahronidavi Al Ghifari_21100113120019_2017_JUDUL)
418Kb
[img]
Preview
PDF (Syahronidavi Al Ghifari_21100113120019_2017_BAB I)
285Kb
[img]PDF (Syahronidavi Al Ghifari_21100113120019_2017_BAB II)
Restricted to Registered users only

993Kb
[img]PDF (Syahronidavi Al Ghifari_21100113120019_2017_BAB III)
Restricted to Registered users only

192Kb
[img]PDF (Syahronidavi Al Ghifari_21100113120019_2017_BAB IV)
Restricted to Registered users only

2667Kb
[img]PDF (Syahronidavi Al Ghifari_21100113120019_2017_BAB V)
Restricted to Registered users only

16Kb
[img]
Preview
PDF (Syahronidavi Al Ghifari_21100113120019_2017_DAFTARPUSTAKA)
22Kb
[img]PDF (Syahronidavi Al Ghifari_21100113120019_2017_LAMPIRAN)
Restricted to Registered users only

1684Kb

Abstract

Kebutuhan konsumsi energi di Indonesia selama tahun 2000–2014 mengalami peningkatan sebesar 3,99% setiap tahun, dari 555,88 MBOE (million barrel oil of equivalent) menjadi 961,39 MBOE. Tingginya tingkat permintaan dibandingkan dengan tingkat pendapatan akan kebutuhan minyak dan gas bumi, menyebabkan terjadinya krisis energi. Cekungan Jawa Timur Utara termasuk dalam cekungan yang berpotensi untuk dilakukannya kegiatan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi. Hanya saja, kegiatan eksplorasi yang dilakukan pada umumnya berupa analisis reservoir, batuan penutup serta migrasi, sedangkan evaluasi batuan induk sangat disederhanakan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai evaluasi batuan induk, mulai dari analisis screening, biomarker, sejarah pemendaman dan estimasi volume hidrokarbon. Penelitian dilakukan pada sumur SAG-1 hingga SAG-5, Cekungan Jawa Timur Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi batuan induk, jenis hidrokarbon, tingkat kematangan, lingkungan pengendapan, hubungan sedimentasi dengan penurunan dan kematangan serta mengetahui jumlah hidrokarbon tergenerasi dan terekspulsi. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa metode deskriptif analitis dengan menganalisis data geokimia screening, data biomarker, data peta isopach setiap formasi dan data petrofisika. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa pada umur Miosen hingga Pliosen Formasi Tawun, Formasi Tuban Anggota Rancak dan Anggota Tuban berpotensi menjadi batuan induk potensial sebagai batuan induk biogenik. Formasi Kujung dan Formasi Ngimbang berpotensi menjadi batuan induk efektif, menghasilkan hidrokarbon campuran minyak dan gas serta gas prone dengan tipe kerogen II/III dan III. Formasi yang telah memasuki jendela kematangan berada pada kedalaman lebih dari 2200 m. Lingkungan pengendapan Formasi Ngimbang pada daerah fluvial-deltaik (lower delta plain). Lingkungan pengendapan Formasi Kujung pada daerah mixed shallow lacustrine dominated and open marine yaitu pada bagian delta plain. Estimasi volume hidrokarbon yang tergenerasi pada Formasi Ngimbang sebesar 14 BBOE (billion barrel oil of equivalent) dan Formasi Kujung sebesar 3,39 BBOE. Volume hidrokarbon ekspulsi pada Formasi Ngimbang sebesar 5,62 BBOE – 8,43 BBOE dan Formasi Kujung sebesar 1,36 BBOE – 2,04 BBOE. Kata kunci: Cekungan Jawa Timur Utara, analisis geokimia screening, biomarker, estimasi volume hidrokarbon

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > QE Geology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
ID Code:54775
Deposited By:Ms Jenian Marin Geologi
Deposited On:14 Jul 2017 13:59
Last Modified:14 Jul 2017 13:59

Repository Staff Only: item control page