Manajemen Pemberian Pakan Ayam Pembibit Pedaging Pada Fase Grower di PT. Super Unggas Jaya Farm, Desa Repaking, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali

MISKIYAH, Nurul and SUNARTI, Dwi (2017) Manajemen Pemberian Pakan Ayam Pembibit Pedaging Pada Fase Grower di PT. Super Unggas Jaya Farm, Desa Repaking, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
195Kb
[img]
Preview
PDF
84Kb
[img]
Preview
PDF
149Kb
[img]
Preview
PDF
83Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1460Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

694Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

694Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

2343Kb

Abstract

Tugas akhir disusun berdasarkan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan pada tanggal 6 Februari sampai 18 Maret 2017 di PT. Super Unggas Jaya Farm Unit Boyolali Desa Repaking, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Tujuan Praktek Kerja Lapangan menggali dan meningkatkan keterampilan terhadap manajemen pemeliharaan ayam pembibit terutama dalam manajemen pemberian pakan fase grower. Materi yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah ayam pembibit fase grower di PT. Super Unggas Jaya Farm Unit Boyolali Desa Repaking, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali. Metode yang digunakan yaitu partisipasi aktif dilapangan. Data primer diperoleh dari hasil pengamatan, pengukuran, perhitungan, dan wawancara-wawancara dengan pihak yang berhubungan dengan Praktek Kerja Lapangan. Data sekunder diperoleh dari data yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Berdasarkan hasil Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT. Super Unggas Jaya Farm Unit Boyolali Desa Repaking, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali maka dapat diketahui bahan pakan yang terkandung berupa jagung, dedak, gluten jagung, pollard, tepung ikan, tepung daging, tepung tulang, bungkil kedelai, bungkil kacang tanah, bungkil biji-bijian, minyak, calcium fosfat, methionin, lysin, vitamin dan mineral. Jumlah populasi ayam yang dipelihara dalam satu kandang yaitu 7590 ekor ayam betina dan 993 ekor ayam jantan. Bentuk pakan yang digunakan pada fase grower berupa crumble kandungan nutrisi pakan yaitu kadar air 13%, protein 14,0-16,0%, lemak 2,5%, serat kasar 5,5%, abu 7,5%, calcium 0,9-1,15%, dan phosphor 0,6-0,9%. Pemberian pakan pada ayam betina menggunakan trough dengan menggunakan mesin pakan yang diputar secara otomatis, sedangkan pemberian pakan pada ayam jantan juga menggunakan trough yang diisi secara manual. Penyimpanan pakan dimasukkan dalam gudang pakan yang diletakkan diatas palet. Frekuensi pemberian pakan diberikan sekali dalam sehari yaitu pada pagi hari. Pemberian air minum diberikan secara ad libitum. Berdasarkan evaluasi pemberian pakan, menghasilkan konversi pakan yaitu 4,26 pada ayam betina dan 4,38 pada ayam pejantan. Standar konversi pakan perusahaan yaitu 4,95. Tingkat deplesi pada ayam betina yaitu 1,15% dan pada ayam jantan 2,5%. Berdasarkan praktik kerja lapangan dapat disimpulkan bahwa manajemen pemberian pakan di PT. Super Unggas Jaya Boyolali sudah baik.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Diploma in Animal Agriculture
ID Code:54728
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:13 Jul 2017 10:42
Last Modified:13 Jul 2017 10:42

Repository Staff Only: item control page