Pengendalian Penyakit Hawar \(Lateblight) pada Kentang (Solanum tuberosum L.) melalui Penerapan Solarisasi Tanah dan Aplikasi Agen Hayati Trichoderma harzianum

BRUGMAN, Eirene and PURAJANTI, Endang Dwi and FUSKHAH, Enny (2017) Pengendalian Penyakit Hawar \(Lateblight) pada Kentang (Solanum tuberosum L.) melalui Penerapan Solarisasi Tanah dan Aplikasi Agen Hayati Trichoderma harzianum. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
261Kb
[img]
Preview
PDF
91Kb
[img]
Preview
PDF
395Kb
[img]
Preview
PDF
287Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

631Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1425Kb
[img]
Preview
PDF
2306Kb

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dari penerapan solarisasi tanah dan agen hayati Trichoderma harzianum baik secara terpisah maupun dikombinasikan dalam mengendalikan penyakit hawar (lateblight) pada tanaman kentang. Penelitian dilakukan di Lahan Pertanian Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Kopeng, Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman, dan Laboratorium Terpadu Undip bagian Mikrobiologi dan Bakteriologi dari bulan Oktober 2016 – Maret 2017. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan petak terbagi. Petak utama adalah perlakuan solarisasi tanah (A1= solarisasi, A2 = non-solarisasi) dan anak petak adalah perlakuan aplikasi Trichoderma pada lima taraf dosis (B1 = 0 g/1000cm3, B2 = 10 g/1000cm3, B3 = 20 g/1000cm3, B4 = 30 g/1000cm3 dan B5 = 40 g/1000cm3) yang diulangi sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati adalah suhu tanah, intensitas serangan penyakit (x), laju infeksi penyakit (r), kepadatan populasi patogen dan produksi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan solarisasi tanah dapat meningkatkan suhu tanah sebesar 7,6oC atau sebesar 30,76% dibanding dengan perlakuan non solarisasi. Rataan suhu tanah pada perlakuan non solarisasi adalah 25,3 oC dan pada perlakuan solarisasi adalah 32,7oC. Perlakuan tunggal dari Trichoderma harzianum secara signifikan menurunkan tingkat intensitas serangan patogen dan laju infeksi penyakit. Pemberian Trichoderma harzianum sebesar ≥ 20 g/1000 cm3 (2 x 107 cfu/l) terbukti efektif dalam menurunkan tingkat intensitas serangan patogen hingga 87,61% dan laju infeksi hingga menjadi 0,044 unit/hari. Perlakuan tunggal solarisasi meningkatkan produksi tanaman sebesar 14,28% dibanding non solarisasi. Perlakuan solarisasi dan Trichoderma harzianum, baik tunggal maupun dikombinasikan tidak berpengaruh nyata terhadap kepadatan populasi patogen Phytophthora infestans. Solarisasi tanah dapat meningkatkan suhu tanah sebesar 30,76% dan produksi tanaman kentang sebesar 14,28% dibanding produksi non-solarisasi. Dosis 20 g/1000cm3 telah efektif untuk menurunkan intensitas serangan dan laju infeksi penyakit.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology
ID Code:54691
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:12 Jul 2017 11:54
Last Modified:12 Jul 2017 11:54

Repository Staff Only: item control page