Analisis Kestabilan Lereng Pit 7 West B Tambang Batubara PT. BUMA Site Binungan, Berau, Kalimantan Timur

Sabdono, Agus Sabar and Hidajat, Wahju Krisna and Trisnawati, Devina (2017) Analisis Kestabilan Lereng Pit 7 West B Tambang Batubara PT. BUMA Site Binungan, Berau, Kalimantan Timur. Undergraduate thesis, Faculty of Engineering.

[img]
Preview
PDF (Agus Sabar Sabdono_21100112130051_2017_JUDUL)
8Mb
[img]
Preview
PDF (Agus Sabar Sabdono_21100112130051_2017_BAB I)
249Kb
[img]PDF (Agus Sabar Sabdono_21100112130051_2017_BAB III)
Restricted to Registered users only

270Kb
[img]PDF (Agus Sabar Sabdono_21100112130051_2017_BAB IV)
Restricted to Registered users only

6Mb
[img]PDF (Agus Sabar Sabdono_21100112130051_2017_BAB V)
Restricted to Registered users only

143Kb
[img]
Preview
PDF (Agus Sabar Sabdono_21100112130051_2017_DAFTARPUSTAKA)
89Kb
[img]PDF (Agus Sabar Sabdono_21100112130051_2017_BAB II)
Restricted to Registered users only

1587Kb
[img]PDF (Agus Sabar Sabdono_21100112130051_2017_LAMPIRAN)
Restricted to Registered users only

4091Kb

Abstract

Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang besar, salah satunya adalah batubara. Batubara memiliki peranan penting dalam sektor energi sebagai energi alternatif pembangkit listrik atau penggerak sektor industri. Batubara ditambang secara terbuka atau open pit mining. Proses penambangan batubara khususnya pada tahap eksploitasi harus memperhatikan tingkat kestabilan lereng agar proses penambangan dapat berjalan dengan baik, aman dan kondusif. Keamanan lokasi penambangan menjadi prioritas utama demi tercapainya Zero Harm (kondisi tidak terjadi atau meminimalkan kecelakaan yang bisa merugikan perusahaan). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi geologi dan tingkat kestabilan lereng tambang pada Pit 7 West B PT. BUMA Site Binungan yang berada di Desa Sambaliung, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Metode yang digunakan meliputi studi pustaka, observasi lapangan serta analisis data primer maupun sekunder, sedangkan software yang digunakan dalam pengolahan data adalah minescape, roclab, rocscience slide 6, autocad dan arc gis. Hasil penelitian menunjukkan pada Pit 7 West B masuk ke dalam Formasi Latih (Tml) dengan litologi penyusun berupa batupasir kuarsa, batulempung dan batubara. Struktur geologi primer berupa perlapisan, parallel laminasi, wavy ripple, normal graded bedding dan nodul. Struktur geologi sekunder berupa mudcrack, convolute, kekar tarik dan kekar gerus. Berdasarkan hasil measuring stratigraphy dapat diketahui lingkungan pengendapan berada pada kawasan rawa atau lacustrine, dengan litologi dari tua ke muda berupa batupasir, batulempung, batubara. Bidang perlapisan antara batubara, batulempung dan batupasir memiliki strike/dip N 2280 E/510 dan N 2200 E/480. Analisis kestabilan lereng dilakukan terhadap lereng lowwall dan highwall pada kondisi aktual maupun desain tahun 2017 dan didapatkan hasil untuk kondisi aktual lereng lowwall memiliki nilai FK rata-rata 4,1 dan lereng highwall memiliki FK rata-rata 3,5 sedangkan untuk desain penambangan tahun 2017 didapatkan nilai FK rata-rata lereng lowwall sebesar 2,6 dan nilai FK untuk lereng highwall sebesar 1,8 sehingga keduanya dinyatakan aman/stabil. Kata Kunci : Pit 7 West B, Kondisi Geologi, Analisis Kestabilan Lereng

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:Q Science > QE Geology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
Faculty of Engineering > Department of Geological Engineering
ID Code:54650
Deposited By:Ms Jenian Marin Geologi
Deposited On:10 Jul 2017 14:15
Last Modified:10 Jul 2017 14:18

Repository Staff Only: item control page