PELESTARIAN BAHASA BALI DALAM PENDIDIKAN FORMAL: PERSPEKTIF POLITIK DAN REGULASI

Sutama , Putu (2013) PELESTARIAN BAHASA BALI DALAM PENDIDIKAN FORMAL: PERSPEKTIF POLITIK DAN REGULASI. In: International Seminar Language Maintenance and Shift III. ISSN: 2088-6799, 2-3 Juli 2013, Hotel Pandanaran Semarang.

[img]
Preview
PDF
3014Kb

Official URL: http://lamas.undip.ac.id

Abstract

Keberlangsungan hidup bahasa Bali dan bahasa Daerah di Indonesia, secara politik menjadi tanggung jawab Negara sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 Bab XV, Pasal 36. Selanjutnya, pemerintah menjabarkan dalam bentuk regulasi yaitu TAP MPR No. II/MPR/1988, Peraturan Mentri Dalam Negeri RI No. 40 tahun 2007, PERDA No. 3 Tahun 1992, Surat Keputusan Gubernur Bali No. 179 Tahun 1995, serta Kurikulum Pendidikan Nasional yang ada selama ini, mulai dari Kurikulum 1984 sampai 2013 yang akan segera diberlakukan oleh pemerintah. Bahasa Bali kini sedang mendapat berbagai tekanan, baik internal maupun eksternal, dalam konteks percaturan bahasa Nasional dan Global. Tekanan-tekanan tersebut sangat berpengaruh terhadap pelestarian pelestarian bahasa Bali. Jaminan politis maupun regulasi tentu menjadi tantangan dan peluang untuk pembinaan dan pengembangannya. Namun di satu sisi, dalam Kurikulum Pendidikan Nasional, pemerintah tidak pernah secara tegas menjabarkan pentingnya melestarikan bahasa Daerah melalui pengajaran bahasa Daerah dalam bentuk mata pelajaran mandiri. Dengan demikian, kurikulum pendidikan formal dapat menjadi ancaman dalam upaya pelestarian bahasa Bali maupun bahasa daerah lainnya.

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords:Pelestarian, tantangan, peluang dan ancaman.
Subjects:P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Linguistic
ID Code:54477
Deposited By:S.E. Wahyu Setiabudi
Deposited On:03 Jul 2017 15:38
Last Modified:20 Feb 2018 14:07

Repository Staff Only: item control page