HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN KETAATAN BERAGAMA DENGAN SIKAP TERHADAP HUBUNGAN SEKS PRANIKAH (STUDI PADA SISWA KELAS II SMAN 1 SEMARANG) CORRELATION BETWEEN KNOWLEDGE OF REPRODUCTION HEALTH, RELIGIOUSNESS OBEDIENCE AND ATTITUDE TO PREMARITAL SEXUAL INTERCOURSE (STUDY ON THE SECOND GRADE STUDENTS OF SMAN 1 SEMARANG)

MUBAROK, MUH. AMIN (2004) HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN KETAATAN BERAGAMA DENGAN SIKAP TERHADAP HUBUNGAN SEKS PRANIKAH (STUDI PADA SISWA KELAS II SMAN 1 SEMARANG) CORRELATION BETWEEN KNOWLEDGE OF REPRODUCTION HEALTH, RELIGIOUSNESS OBEDIENCE AND ATTITUDE TO PREMARITAL SEXUAL INTERCOURSE (STUDY ON THE SECOND GRADE STUDENTS OF SMAN 1 SEMARANG). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
15Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja saat ini sudah menjadi isu global. Jumlah remaja yang besar dan secara seksual tergolong aktif, namun mempunyai pengetahuan kesehatan reproduksi yang relatif rendah sehingga kurang mendukung terciptanya remaja berkualitas. Selain itu aspek moral atau agama sangat diperlukan sebagai kontrol perilaku remaja khususnya yang berkaitan dengan hubungan seks pranikah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dan ketaatan beragama dengan sikap terhadap hubungan seks pranikah. Penelitian ini bersifat explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas II SMAN 1 Semarang sebanyak 79 orang yang diambil secara simple random sampling. Hasil penelitian diperoleh 68,4% responden berumur 16 tahun dan 83,5% memeluk agama islam. Tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi responden 63,2% termasuk kategori cukup. Ketaatan beragama responden 78,5% termasuk kategori cukup. Sikap responden terhadap hubungan seks pranikah 51,8% termasuk kategori cukup. Hasil uji statistik dengan korelasi Rank Spearman antara variabel pengetahuan kesehatan reproduksi dengan variabel sikap terhadap hubungan seks pranikah diperoleh nilai r=0,425 dan p-value=0,000. Sedangkan untuk variabel ketaatan beragama dengan variabel sikap terhadap hubungan seks pranikah diperoleh nilai r=0,451 dan p-value=0,000. Secara statistik ada hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan ketaatan beragama dengan sikap terhadap hubungan seks pranikah. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan ketaatan beragama dengan sikap terhadap hubungan seks pranikah. Disarankan kepada (1) pihak sekolah untuk memberikan informasi kesehatan reproduksi melalui pendekatan pengetahuan dan moral atau agama, (2) kepada BKKBN untuk membentuk kelompok remaja/siswa Peduli Kesehatan Reproduksi Remaja sebagai motivator dalam memasyarakatkan kesehatan reproduksi remaja di sekolah. Health of adolescent has become global issue this time. The great amount of adolescent and they pertained as sexually active, but relatively lack of knowledge about reproduction health so that less of supporting the creation of adolescent behavioral control specially related to premarital intercourse. The purpose of this research is to know the correlation between knowledge of reproduction health, religiousness obedience and attitude of premarital sexual intercourse. This research is explanatory research with approach of cross sectional study. Sample used in this research is 79 students of SMAN 1 Semarang at second grade taken by simple random sampling. Result of this research obtained by 68,4% responder`s are 16 years old anf 83,5% are moslem. The level of responder`s knowledge of reproduction health 63,2% are included to enough category. Responder`s religiousness obedience 78,5% are included to enough category. Responder`s attitude of premarital sexual intercourse 51,8% are included to enough category. Result of statistical test with correlation of Rank Spearman between knowledge of reproduction health variable and attitude of premarital sexual intercourse variable obtained value 0f r = 0,425 and p-value = 0,000. Meanwhile for the variable of religiousness obedience and attitude of premarital sexual intercourse variable obtained value of r = 0,451 and p-value =0,000. Statistically, there is correlation between knowledge of reproduction health and religiousness obedience and attitude of premarital sexual intercourse. The conclusion of this research is there is correlation between knowledge of reproduction health and religiousness obedience and attitude of premarital sexual intercourse. Suggested to (1) school party, that they need to give information about health reproduction through moral and knowledge or religion approach, (2) BKKBN to form a group of adolescent /students Care of Adolescent Reproduction Health as motivator in socializing health of adolescent reproduction at school. Kata Kunci: :Kesehatan reproduksi, ketaatan beragama, hubungan seks pranikah. Reproduction health , religiousness obedience, premarital sexual intercourse.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:5426
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:25 Jan 2010 15:02
Last Modified:25 Jan 2010 15:02

Repository Staff Only: item control page