Manajemen Pemberian Pakan dan Evaluasi Kecukupan Nutrien Sapi Potong Brahman Cross di PT Lembu Jantan Perkasa Serang Banten

ATMAJA, Tamim Adi and SURAHMANTO, Surahmanto (2014) Manajemen Pemberian Pakan dan Evaluasi Kecukupan Nutrien Sapi Potong Brahman Cross di PT Lembu Jantan Perkasa Serang Banten. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
181Kb
[img]
Preview
PDF
142Kb
[img]
Preview
PDF
112Kb
[img]
Preview
PDF
177Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

194Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1467Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1832Kb

Abstract

Praktek Kerja Lapangan (PKL) telah dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2014 sampai dengan 16 Maret 2014 di perusahaan penggemukan sapi potong PT. Lembu Jantan Perkasa (LJP), Desa Sindang Sari, Kecamatan Pabuaran, Serang, Banten. Tujuan PKL adalah untuk mengetahui pemberian pakan dan mengkaji kecukupan nutrien pakan yang diberikan pada sapi potong Brahman Cross di PT LJP. Manfaat yang diperoleh dari PKL ini adalah meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman tentang kegiatan yang berhubungan dengan manajemen pakan. Penerapan pengetahuan yang telah di peroleh saat kuliah secara langsung dilapangan. Materi yang digunakan dalam PKL ini adalah sapi Brahman Cross yang ada di PT. LJP. Jumlah ternak yang diamati sebanyak 2 flok atau sekitar 100 ekor. Alat yang digunakan adalah timbangan pakan, timbangan ternak, kamera dan alat tulis. Metode yang digunakan yaitu survey dan partisipasi aktif. Data primer diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara dengan menggunakan panduan pertanyaan. Data sekunder diperoleh dengan cara melihat catatan, baik yang ada di perusahaan maupun instansi terkait. Data diolah secara diskriptif dan dibandingkan dengan data yang ada di pustaka. Hasil PKL di PT. LJP Serang Banten bahwa penggemukan sapi Brahman Cross menggunakan sistem intensif. Pakan yang diberikan berupa hijauan rumput Taiwan dan konsentrat dengan imbangan 5% : 95%. Pemberian pakan dilakukan secara restricted, pemberian pakan konsentrat dilakukan pada pukul 06.00 dan pukul 13.00, kemudian malam hari diberi penambahan konsentrat ke palungpalung yang kosong. Pemberian pakan hijauan dilakukan sekali setiap hari dimana waktu pemberiannya bergantung pada waktu datangnya hijauan dari tempat pencacahan. Dari hasil evaluasi kecukupan nutrisi pakan untuk BK dan PK pada flok 1 sudah terpenuhi, kelebihan BK untuk flok 1 adalah 1,14 kg sedangkan kelebihan PK adalah 0,36 kg, kelebihan BK untuk flok 2 adalah 0,97 kg sedangkan untuk PK yaitu 0,37 kg. Namun untuk TDN menunjukkan hasil negatif, kekurangan TDN pada flok 1 dan flok 2 berturut-turut ialah 0,29 kg dan 0,28 kg. pertambahan bobot badan harian pada flok 1 yaitu 1,77 kg dengan bobot badan awal 278 kg dan bobot badan akhir 346 kg, dengan waktu pemeliharan 40 hari. Pertambahan bobot badan harian pada flok 2 yaitu 1,73 kg dengan bobot badan awal 276 kg dan bobot badan akhir 344 kg, dengan waktu pemeliharan 40 hari. Simpulan yang dapat diambil ialah manajemen pemeliharaan dan pemberian pakan sudah baik.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Diploma in Animal Agriculture
ID Code:54218
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:15 Jun 2017 12:50
Last Modified:15 Jun 2017 12:50

Repository Staff Only: item control page