Performans Darah Kambing Peranakan Ettawa Dara yang Diberi Ransum dengan Tambahan Urea yang Berbeda

YANTI., Elisa Gebi and ISROLI, Isroli and SUPRAYOGI, Teguh Hari (2013) Performans Darah Kambing Peranakan Ettawa Dara yang Diberi Ransum dengan Tambahan Urea yang Berbeda. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
136Kb
[img]
Preview
PDF
88Kb
[img]
Preview
PDF
164Kb
[img]
Preview
PDF
176Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

170Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

404Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

691Kb

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kegunaan pemberian tambahan urea dalam ransum terhadap performans darah yaitu jumlah eritrosit, kadar hemoglobin serta nilai hematokrit. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober sampai 30 Desember 2013 di UPTD Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Singosari Malang. Materi yang digunakan adalah : kambing PE fase dara sebanyak 12 ekor dengan bobot badan 15-17 kg; ransum berupa pakan hijauan dan konsentrat. Perlakuan dalam penelitian ini menggunakan tiga ransum dengan tambahan urea yang berbeda, sebagai 3 perlakuan dan 4 kali ulangan : 1) Ransum ditambah urea 0,25 gram (T1); 2) Ransum ditambah urea 1 gram (T2); 3) Ransum ditambah urea 1,75 gram (T3). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Parameter yang diamati adalah konsumsi Bahan Kering (BK), kadar Hemoglobin, jumlah eritrosit dan kadar eritrosit darah diuji dengan menggunakan uji analisis varians dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukan rataan konsumsi BK ransum harian masingmasing adalah T1 622,7297 g/ekor/hari; T2 655,3631 g/ekor/hari dan T3 569,2596 g/ekor/hari (P<0,05). Rataan jumlah eritrosit masing-masing adalah T1 2,9875 sel/μl; T2 2,54 sel/μl dan T3 2,3475 sel/μl (P<0,05). Rataan kadar hemoglobin masing-masing adalah T1 10,225 g/dl; T2 9,675 g/dl; dan T3 9,175 g/dl (P>0,05). Rataan`nilai hematokrit masing-masing T1 31,15%; T2 24,125%; dan T3 22,6% (P>0,05). Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa pemberian ransum dengan tambahan urea yang berbeda pada kambing PE fase dara ternyata pada tingkat pemberian urea sebesar 0,75 gram dapat menurunkan konsumsi Bahan Kering ransum, protein kasar dan jumlah eritrosit. Penambahan urea tidak dapat meningkatkan kadar hemoglobin dan nilai hematokrit darah. Saran yang dapat disampaikan adalah pemberian ransum dengan menggunakan tambahan urea sebesar 1 gram pada kambing PE fase dara untuk untuk meningkatkan kecukupan gizi dapat direkomendasikan pemberiannya pada kambing PE fase dara.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:54128
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:12 Jun 2017 10:42
Last Modified:12 Jun 2017 10:42

Repository Staff Only: item control page