PERGESERAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA AKIBAT PENGARUH SHUUJOSHI (PARTIKEL DI AKHIR KALIMAT) DALAM BAHASA JEPANG, SEBUAH PENGAMATAN TERHADAP PENGGUNAAAN BAHASA INDONESIA OLEH KARYAWAN LOKAL DAN KARYAWAN ASING (JEPANG) DI PT. KDS INDPNESIA

Elisa Carolina , Marion (2011) PERGESERAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA AKIBAT PENGARUH SHUUJOSHI (PARTIKEL DI AKHIR KALIMAT) DALAM BAHASA JEPANG, SEBUAH PENGAMATAN TERHADAP PENGGUNAAAN BAHASA INDONESIA OLEH KARYAWAN LOKAL DAN KARYAWAN ASING (JEPANG) DI PT. KDS INDPNESIA. In: International Seminar Language Maintenance and Shift. ISSN: 2088-6799, 2 Juli 2011, Hotel Pandanaran Semarang.

[img]
Preview
PDF
1233Kb

Official URL: http://lamas.undip.ac.id

Abstract

Semakin menjamurnya penanaman modal asing yang dilakukan oleh Negara Jepang memberikan pengaruh pada meningkatnya jumlah orang Jepang yang menetap di Indonesia. Untuk bertahan hidup di Indonesia, memang mereka tidak diharuskan untuk menguasai bahasa Indonesia. Namun dalam perjalanannya, untuk memudahkan komunikasi dengan karyawan lokal di perusahaan tempat mereka ditugaskan, para karyawan Jepang diminta juga untuk mempelajari Bahasa Indonesia. Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui pergeseran penggunaan Bahasa Indonesia yang dilakukan oleh karyawan lokal (orang Indonesia) sebagai akibat dari pergeseran yang dilakukan oleh karyawan asing(orang Jepang) yang mempelajari bahasa Indonesia. Keunikan yang terdapat di dalam bahasa Jepang, dimana terdapat partikel di akhir kalimat seperti yo, ne dan ka, memberikan pengaruh besar bagi orang Jepang ketika mereka berbicara dalam bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia mengalami pergeseran dari kaidahnya. Misalkan pada kalimat yang seharusnya berbunyi: ―Apakah anda sudah makan malam?‖ menjadi ―Sudah makan malamkah?‖.. Atau ―Apakah mereka sudah datang?‖ menjadi ―Mereka sudah datang, ya?‖ . Pergeseran penggunaan bahasa Indonesia seperti ini bukan hanya terjadi pada orang Jepang yang mempelajari bahasa Indonesia, namun berujung panjang juga dilakukan oleh karyawan lokal yang bekerja di perusahaan yang sama, dan dapat mengakibatkan pergeseran maksud yang ingin disampaikan. Metode penelitian yang dipakai adalah metode penelitian survey pada karyawan lokal dan asing pada perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia, yaitu PT. KDS Indonesia, dan metode kepustakaan. Kesimpulan sementara adalah pelestarian bahasa lokal dalam hal ini adalah bahasa Indonesia, seharusnya dimulai dilakukan oleh orang lokal sendiri. Dalam kasus ini, bukan karyawan lokal yang mengikuti gaya berbahasa Indonesia yang dilakukan oleh karyawan Jepang. Namun penggunaan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benarlah yang seharusnya ditularkan oleh orang Indonesia kepada orang asing yang mempelajari bahasa Indonesia.

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: pergeseran, bahasa Indonesia, bahasa Jepang, partikel, shuujoshi
Subjects:P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Linguistic
ID Code:53968
Deposited By:S.E. Wahyu Setiabudi
Deposited On:02 Jun 2017 15:41
Last Modified:06 Jun 2017 11:46

Repository Staff Only: item control page